Vaksin Virus Corona Covid-19, Kenapa Membuatnya Perlu 18 Bulan?
Cina membagikan urutan RNA lengkap dari coronavirus baru itu secara publik dalam paruh pertama Januari kemarin.
Semua usaha ini perlu dilakukan di bawah kondisi kualitas dan keamanan yang ketat untuk memastikan memenuhi persyaratan legislatif global dan untuk menjamin staf dan masyarakat luas merasa aman.
Tantangan lainnya ke depan
Tantangan lain adalah membuat protein dari virus yang dibutuhkan untuk mengembangkan vaksin potensial.
Protein ini didesain secara khusus untuk memperoleh respons imun ketika diberikan dan memungkinkan sistem imun seseorang untuk melindunginya dari infeksi virus pada masa depan.
Untungnya, kemajuan terbaru dalam memahami protein virus, termasuk struktur dan fungsinya, telah memungkinkan penelitian ini berkembang di seluruh dunia dengan kecepatan yang luar biasa.
Mengembangkan satu vaksin merupakan pekerjaan yang besar dan bukan sesuatu yang dapat diselesaikan dalam semalam.
Namun jika semuanya berjalan sesuai rencana, hal ini dapat diraih lebih cepat dibandingkan dengan apa yang telah kita lakukan sebelumnya.
Begitu banyak pelajaran yang dipetik selama wabah SARS pada 2002-2003. Pengetahuan yang diperoleh komunitas ilmuwan global dari usaha mengembangkan vaksin SARS sebelumnya telah memberikan langkah awal untuk pengembangan vaksin virus ini.
Rob Grenfell Director of Health and Biosecurity, CSIRO
Trevor Drew Director of the Australian Animal Health Laboratory (AAHL), CSIRO
Tulisan di atas diambil dari artikel asli The Conversation Indonesia berjudul "Alasan mengapa WHO mengatakan vaksin COVID-19 baru ada dalam 18 bulan".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gambar-virus-corona-2.jpg)