Belasan Are Tanaman Pisang Warga di Klungkung Mendadak Rebah, Disebut Terserang Penyakit Ini

Tanaman pisang milik beberapa warga di Banjar Jelantik Kuribatu, Desa Tojan, Klungkung, Bali mendadak rebah.

Belasan Are Tanaman Pisang Warga di Klungkung Mendadak Rebah, Disebut Terserang Penyakit Ini
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Pohon pisang milik warga di Desa Tojan, Klungkung rebah karena terserang organisme penganggu tanaman, Jumat (21/2/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Tanaman pisang milik beberapa warga di Banjar Jelantik Kuribatu, Desa Tojan, Klungkung, Bali mendadak rebah.

Hal ini pun sempat membuat warga setempat kelimpungan, dan tidak bisa panen pisang saat hari raya Galungan lalu.

"Di Kawasan Banjar Jelantik Kuribatu, Desa Tojan banyak ditemui pohon pisang yang sudah siap panen, hanya saja tiba-tiba batangnya rebah," ujar warga setempat, I Ketut Sugiana.

Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Juanida pun mengaku sudah sempat turun untuk mengecek kondisi tanaman pisang yang tiba-tiba rebah dan rusak di Desa Tojan.

Jalan di Tumbakbayuh, Mengwi Badung Bolong, Warga Terpaksa Tambal Pakai Pelepah Pohon Kelapa

Indonesia Sandang Status Negara Maju, Airlangga: Kami Tidak Khawatir

Tidak Gaji Karyawan Sesuai UMK, Perusahaan di Badung Bisa Denda Minimal Rp 100 Juta

Hal itu karena tanaman pisang diserang organisme pengganggu tanaman.

Luasnya tanaman pisang yang terserang OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) di Desa Tojan belasan are.

"Kami sudah sempat turun ke Desa Tojan, mengecek tanaman pisang tersebut. Itu karena pohon pisang terserang organisme penganggu tanaman, seperti bakteri Pseudomonas dan virus Buncytop," ujar Ida Bagus Juanida.

5 Hari Sebelum Galungan Volume Sampah di Kota Amlapura Meningkat 3 Kali Lipat

Amerika Serikat Akui Indonesia Sebagai Negara Maju, Ini Dampaknya

Menurutnya, jika tanaman terserang organisme penganggu, tanaman agar segera dimusnakan dengan eradikasi, atau pemusnahan total tanaman yang terserang penyakit ataupun seluruh tumbuhan inang untuk membasmi suatu penyakit

“Untuk mencegah agar tanaman yang lain tidak rebah dan terserang OPT, perlu dilakukan penimbunan pada pangkal rumpun tanaman. Sehingga perakaran bisa lebih kuat dan perlu juga agar rumpun yang batangnya lebih dari 3-4 batang perlu diperjarang,” terangnya.

Pimpinan BBPOM Denpasar Berganti, Persoalan Bahan Pangan Berbahaya di Bali Masih Jadi PR  


Pihaknya juga mengimbau kepada petani pisang, jika menemukan kasus pohon pisang terserang bakteri Pseudomonas dan virus Buncytop sebaiknya pohon pisang tersebut dimusnahkan saja dan tanaman diremajakan kembali. Serta penanamannya diperjarang agar tidak terlalu sesak tumbuhnya. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved