Belasan Are Tanaman Pisang Warga di Klungkung Mendadak Rebah, Disebut Terserang Penyakit Ini
Tanaman pisang milik beberapa warga di Banjar Jelantik Kuribatu, Desa Tojan, Klungkung, Bali mendadak rebah.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Tanaman pisang milik beberapa warga di Banjar Jelantik Kuribatu, Desa Tojan, Klungkung, Bali mendadak rebah.
Hal ini pun sempat membuat warga setempat kelimpungan, dan tidak bisa panen pisang saat hari raya Galungan lalu.
"Di Kawasan Banjar Jelantik Kuribatu, Desa Tojan banyak ditemui pohon pisang yang sudah siap panen, hanya saja tiba-tiba batangnya rebah," ujar warga setempat, I Ketut Sugiana.
Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Juanida pun mengaku sudah sempat turun untuk mengecek kondisi tanaman pisang yang tiba-tiba rebah dan rusak di Desa Tojan.
• Jalan di Tumbakbayuh, Mengwi Badung Bolong, Warga Terpaksa Tambal Pakai Pelepah Pohon Kelapa
• Indonesia Sandang Status Negara Maju, Airlangga: Kami Tidak Khawatir
• Tidak Gaji Karyawan Sesuai UMK, Perusahaan di Badung Bisa Denda Minimal Rp 100 Juta
Hal itu karena tanaman pisang diserang organisme pengganggu tanaman.
Luasnya tanaman pisang yang terserang OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) di Desa Tojan belasan are.
"Kami sudah sempat turun ke Desa Tojan, mengecek tanaman pisang tersebut. Itu karena pohon pisang terserang organisme penganggu tanaman, seperti bakteri Pseudomonas dan virus Buncytop," ujar Ida Bagus Juanida.
• 5 Hari Sebelum Galungan Volume Sampah di Kota Amlapura Meningkat 3 Kali Lipat
• Amerika Serikat Akui Indonesia Sebagai Negara Maju, Ini Dampaknya
Menurutnya, jika tanaman terserang organisme penganggu, tanaman agar segera dimusnakan dengan eradikasi, atau pemusnahan total tanaman yang terserang penyakit ataupun seluruh tumbuhan inang untuk membasmi suatu penyakit
“Untuk mencegah agar tanaman yang lain tidak rebah dan terserang OPT, perlu dilakukan penimbunan pada pangkal rumpun tanaman. Sehingga perakaran bisa lebih kuat dan perlu juga agar rumpun yang batangnya lebih dari 3-4 batang perlu diperjarang,” terangnya.
• Pimpinan BBPOM Denpasar Berganti, Persoalan Bahan Pangan Berbahaya di Bali Masih Jadi PR
Pihaknya juga mengimbau kepada petani pisang, jika menemukan kasus pohon pisang terserang bakteri Pseudomonas dan virus Buncytop sebaiknya pohon pisang tersebut dimusnahkan saja dan tanaman diremajakan kembali. Serta penanamannya diperjarang agar tidak terlalu sesak tumbuhnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pohon-pisang-milik-warga-di-desa-tojan-klungkung-rebah-karena-terserang-organisme.jpg)