5 Hari Sebelum Galungan Volume Sampah di Kota Amlapura Meningkat 3 Kali Lipat
Peningkatan yang terjadi 5 hari sebelum Hari Raya Galungan sampai Umanis Galungan ini terjadi di beberapa titik sekitar Amlapura.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Volume sampah, organik & nonorganik, meningkat drastis di Karangasem.
Peningkatan yang terjadi 5 hari sebelum Hari Raya Galungan sampai Umanis Galungan ini terjadi di beberapa titik sekitar Amlapura.
Seperti Jalan Pesagi, Ahmaad Yani, Sudirman, dan Ngurah Rai.
Ni Nengah Kari (47) warga asal Kelurahan Subagan menjelaskan, volume sampah meningkat sejak Sugihan Jawa.
Peningkatan sampah bertahap tiap hari.
"Sampah naik drastis di Penampahan Galungan, Hari Galungan, & Manis Galungan," ungkap Kari saat ditemui di Jalan Raya Pesagi, Kamis (21/2/2020).
Ditambahkan, volume sampah melebihi tong sampah.
• Jenazah Pria Bertatto di Pantai Padang Galak Tidak Diutopsi, Dokter Tak Ketahui Penyebab Kematian
• Hendak Mandi, Pria Asal Buleleng Histeris Lihat Anaknya Tewas Tergantung, Sang Ibu Ungkap Hal Ini
• Banyak Masalah di Luar Pariwisata, Pemprov Bali Susun Ranperda Standar Penyelenggaraan Pariwisata
Sebagian sampah meluber, dan brserakan hingga ke badan jalan. Seperti sampah canang, janur, daun, buah - buahan & plastik.
Beberapa tempat sampah penuh, hingga berserakan di pinggir jalan karena diberantakkan oleh anjing yang melintas.
"Peningkatan sampah rutin terjadi setiap Galungan dan Kuningan. Petugas kebersihan di Karangasem, termasuk sigap atasi masalah sampah. Dilihat penuh langsung diambil, dan dibawa ke tempat pengelolaan akhir sampah (TPS) di Butus," tambah Kari, sapaannya.
Menurut Nengah Kari, biasanya petugas angkut sampah 2 - 3 kali tiap hari, sebelum dan setelah Hari Raya Galungan dan Kuningan.
• Maju Jadi Calon Walikota Medan, Menantu Jokowi Bobby Nasution Berencana Temui Megawati dan Prabowo
• Kerabat Dekat Suami BCL Ceritakan Momen Kedekatan Dengan Almarhum, Afgan: I Can’t Believe
• Mobil Adu Jangkrik di Tabanan, Pengemudi Akui Tidak Mengantuk namun Mobil Sempat Oleng
Tumpukan sampah dikirim ke TPA Butus, Buana Giri.
Sampah yang dikirim dari Kota Amlapura, sedangkan dari kecamatan lain ditangani oleh petugas kebersihan di setiap desa.
Kadis Lingkungan Hidup (DLH) Karangasen, I Gede Ngurah Yudiantara, belum bisa dihubungi terkait masalah sampah ini.
Sebelumnya, mantan Kepala Dinas Kominfo Karangasem mengungkapkan, peningkataan volume sampah pasti terjadi setiap Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Bercermin dari tahun sebelumnya, biasanya jumlah sampah meningkat dua sampai tiga kali lipat saat Hari Raya Galungan & Kuningan.
Hari biasa jumlah sampah sekitar 300 meter kubik, sedangkan saat hari raya, jumlah sampah bisa mencapai 700 hingga 900 meter kubik di sekitar Kota Amlapura. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sampah-tampak-berserakan-saat-umanis-galungan-di-jalan-raya-pesagi.jpg)