Menyeberang Kurang Hati-hati, Sri Asih Meninggal Dunia Ditabrak Mobil
Menyebrang Kurang Hati-hati, Sri Asih Meninggal Dunia di Tabrak Mobil di Gilimanuk, Kamis (20/2/2020)
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sedangkan mobilnya mengalami kerusakan di bagian body depannya.
Shinta bercerita, awal mula kejadian, korban mengendarai motornya berawal dari arah Selatan menuju ke Utara.
Pada situasi jalan simpang empat, tidak dilengkapi lampu traffic light, pada pagi hari, cuaca cerah, beraspal baik dan dilengkapi garis marka putus-putus.
Pada waktu sebelum kejadian, arus lalu lintas sedang.
Namun, pada saat keluar dari simpang yang lebih kecil, Sri Asih kemudian memotong dan menyebrang ke arah utara.
Sri tidak memperhatikan atau melihat mobil Avanza yang bergerak pada jalurnya di jalan utama dari arah Barat ke Timur.
Sehingga terjadi tabrakan.
"Ini murni kesalahan dari pengendara motor," jelasnya.
Hingga 20 Februari 4 Orang Meninggal Dunia Karena Kecelakaan
Kasatlantas Polres Jembrana, IPTU Shinta Ayu Pramesti mengatakan, hingga tanggal 20 Februari 2020 kemarin, setidaknya ada sekitar 10 kejadian tabrakan yang terjadi di Jembrana.
Sekitar 4 orang mengalami meninggal dunia karena tabrakan.
Sedangkan, untuk korban luka ringan ada sekitar 11 orang.
"Hingga 20 Februari ada 11 kejadian dan 4 orang meninggal dunia karena tabrakan," jelasnya.
Sedangkan di waktu yang sama, dan terjadi pada tahun 2019 lalu, lakalantas di 20 hari selama Februari ada sekitar 15 kasus kecelakaan.
Untuk korban meninggal dunia ada sekitar 3 orang.
Kemudian luka berat 1 orang dan luka ringan 18 orang.
"Untuk kerugian materi di tahun 2020 ini sekitar Rp 11 juta lebih. Sedangkan tahun lalu sekitar Rp 38 juta," ucapnya. (*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/polisi-melakukan-olah-tempat-kejadian-perkara.jpg)