Jumlah e-Warong di Bangli Masih Minim, Satu e-Warong Bisa Layani Sampai 400 KPM

Ketersediaan e-Warong sebagai tempat pembelian bantuan sosial oleh Keluarga Penerima Manfaat di Bangli, Bali hingga kini masih minim.

Jumlah e-Warong di Bangli Masih Minim, Satu e-Warong Bisa Layani Sampai 400 KPM
Istimewa
Pembelian komoditas bahan pangan dari program sembako di e-Warong Bangli 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Ketersediaan e-Warong sebagai tempat pembelian bantuan sosial oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Bangli, Bali hingga kini masih minim.

Hal ini tentunya kian menjadi beban, sebab jumlah penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Bangli mencapai 7328 KPM.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Bantuan Sosial Dinsos Bangli, I Made Martana tidak memungkiri ihwal minimnya e-Warong di Bangli.

Di mana hingga kini, tercatat hanya 27 e-Warong yang tersebar di empat kecamatan.

Mengapa Pria Lebih Mudah Terinfeksi Virus Corona Daripada Wanita?

Penutupan Sidang Paripurna ke-4 DPRD Denpasar, Seluruh Fraksi Setujui Tiga Raperda Menjadi Perda

Polres dan Pemda Jembrana Tanam Ribuan Bibit Mangrove, Harapkan Ini

Ia menjelaskan jika merujuk pada pedoman umum yang ada, masing-masing e-Warong maksimal melayani 250 KPM.

Karenanya jika dibandingkan dengan jumlah penerima BPNT sebanyak 7328 KPM, ia tidak menampik jika ada e-Warong yang melayani lebih dari jumlah maksimal.

“Seperti di wilayah Yangapi, Tembuku. e-Warong disana sampai melayani hingga 400 KPM,” ungkapnya Jumat (21/2/2020).

Martana mengaku pihaknya tidak bisa memaksakan seseorang untuk menjadi agen e-Warong.

Disamping itu Dinsos juga tidak bisa memastikan berapa jumlah ideal e-Warong di Bangli.

Ini dikarenakan beberapa desa hanya memiliki sedikit KPM.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved