Mengapa Pria Lebih Mudah Terinfeksi Virus Corona Daripada Wanita?

Virus corona, layaknya virus lain tentu menyerang beberapa grup rentan seperti anak-anak dan lansia.

Mengapa Pria Lebih Mudah Terinfeksi Virus Corona Daripada Wanita?
AFP/ISAAC LAWRENCE
Pekerja yang mengoperasikan mesin yang memproduksi masker bedah di sebuah pabrik di Hong Kong. Rabu (19/02/2020). Menghadapi kekurangan di tengah wabah virus, warga Hong Kong telah mulai membuat masker wajah mereka sendiri, dari pabrik profesional hingga penjahit home industri 

TRIBUN-BALI.COM, NEW YORK - Penyebaran virus corona telah membuat khawatir seluruh masyarakat internasional.

Virus corona, layaknya virus lain tentu menyerang beberapa grup rentan seperti anak-anak dan lansia.

Namun pada kasus virus corona kali ini tidak hanya menyerang mereka yang rentan.

Virus corona juga diketahui menyerang pria lebih banyak dibandingkan perempuan.

Angka korban infeksi virus corona antara pria dan wanita sebenarnya cukup imbang namun penelitian menemukan adanya tingkat kematian lebih tinggi dialami pria sebanyak 2,8 persen dan wanita hanya sekitar 1,7 persen.

Berdasarkan sebuah studi yang diterbitkan oleh Sejarah Kesehatan Internal, wanita lebih banyak terinfeksi SARS di Hong Kong pada 2003, namun angka kematian tertinggi tetap dimiliki pria sebanyak 50 persen lebih tinggi.

Lebih dari 32 persen pria yang terinfeksi Mers (Middle East respiratory syndrome) tewas, dibandingkan 25,8 persen wanita yang mengalami Mers.

Pria dengan usia muda juga lebih rentan meninggal dari pada perempuan selama kasus epidemik influenza pada 1918.

Dilansir dari Straits Times, beberapa penyebab seperti biologis dan gaya hidup rupanya menyumbang terhadap mudahnya kaum pria terinfeksi virus ini.

1. Sistem Imun Pria Lebih Lemah

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved