Kru Kapal Diamond Princess Asal Bali

Keluarga Kru Kapal Diamond Princess Asal Bali Cemas dan Berharap Segera Dievakuasi, Begini Sebabnya

Di tengah masa penantian tersebut, keluarga WNI asal Bali yang bekerja di Kapal Pesiar Diamond Princess angkat bicara.

Keluarga Kru Kapal Diamond Princess Asal Bali Cemas dan Berharap Segera Dievakuasi, Begini Sebabnya
AFP
Satu Kepal dengan 61 Positif Virus Corona, 78 WNI Masih Dikarantina di Dalam Diamond Princess 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Puluhan pekerja asal Indonesia di Kapal Pesiar Diamond Princess menanti uluran tangan pemerintah untuk segera dievakuasi. 

Puluhan WNI di Kapal Pesiar Diamond Princess  saat ini masih menjalani isolasi. 

Di tengah masa penantian tersebut, keluarga WNI asal Bali yang bekerja di Kapal Pesiar Diamond Princess angkat bicara.

Adalah Nengah Sudarma (40), warga asal Desa Tangkas, Klungkung berhari-hari merasa resah.

Ia terus mengkhawatirkan kondisi adik iparnya, I Ketut Janu Artika (27) yang bekerja di Kapal Pesiar Diamond Princess dan sampai saat ini tertahan di Yokohama, Jepang terkait mewabahnya Virus Corona

" Kami dari keluarga memantau keadaanya dari media sosial, dan astungkara sampai saat ini keluarga kami dalam keadaan baik dan sehat," ujar I Nengah Sudarma saat ditemui di kediamannya di Banjar Meranggen, Desa Tangkas, Klungkung, Senin (24/2).

Kediaman I Ketut Janu Artika tampak lenggang, saat di sambangi ke rumahnya, Senin (24/2) sekira pukul 11.00 Wita.

Ayah dari Ketut Janu Artika, Nyoman Suardana saat itu sedang bekerja sebagai sopir angkutan umum.

Sementara ibunya, Ni Wayan Mastini masih berjualan di pasar.

" Sudah sempat test corona virus, dan hasilnya keluarga kami tidak terinfeksi virus corona.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved