Putri Pertama Ini Dimakamkan Tepat di Hari Ulang Tahunnya ke-13, Air Mata Orangtuanya Menetes
Air mata kedua orang tua dari salah satu korban tewas, Khoirunnisa Nur Cahyani Sukmaningdyah dalam kegiatan susur sungai tak henti menetes.
"Sebelumnya kan memang tanggal 21 Februari 2020 itu kan hari ulang tahun saya, terus besoknya hari Sabtu ini kan ulang tahun dia."
"Jauh hari sebelumnya bilang sama saya sama istri, 'yah, buk nanti kalau saya ulang tahun minta dibelikan buku', dia suka baca," ungkap Dedi sembari menahan tangis.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 249 siswa yang mengikuti kegiatan pramuka dengan agenda susur hanyut di Sungai Sempor, Desa Donokerto, kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Jumat (21/2/2020) sore.
Akibat peristiwa tersebut, delapan orang siswa dinyatakan meninggal dunia, satu orang siswa masih dalam pencarian.
Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, total murid yang melakukan aktivitas tersebut berjumlah 249 murid.
Dengan rincian kelas 7 berjumlah 124 murid dan kelas 8 berjumlah 125 murid.
Posko mencatat 216 murid selamat, sementara 23 murid lainnya luka-luka.
Makwan mengatakan, kejadian tersebut berawal saat sejumlah siswa turun ke sungai.
Saat itu, hujan belum turun dan arus sungai juga masih normal.
"Namun ternyata di hulu sungai hujan," kata Makwan.
Adanya air deras dari hulu sekira pukul 15.00 WIB, membuat ratusan siswa SMPN 1 Turi terseret arus sungai yang deras.
Sementara itu, Kepala Dusun Dukuh, Tartono (54) mengatakan, di lokasi kejadian memang sungai dangkal dan tidak turun hujan.
Nmaun, para pembina pramuka tidak mengetahui jika di hulu sedang turun hujan.
"Kalau nggak banjir hanya dangkal, tapi kalau banjir ya bisa satu meter sampai satu setengah meter," kata Tartono.
(Tribunnews.com/Nanda Lusiana Saputri) (TribunJogja.com/Mona Kriesdinar) (Kompas.com/Wijaya Kusuma)