Ini Beberapa Mitos dan Fakta Dari Kolesterol, Apa Kamu Sudah Mengetahuinya ?
Kolesterol penting bagi tubuh karena berfungsi untuk membantu pembentukan sel-sel baru, memproduksi hormon tertentu, serta menghasilkan vitamin D
Dikutip dari Klikdokter, berdasarkan data studi yang dilakukan di Amerika Serikat beberapa tahun lalu, ditemukan bahwa 7,4% anak-anak dan remaja memiliki total kolesterol yang tinggi.
Salah satu faktor yang memengaruhi keadaan kolesterol tinggi pada anak ialah faktor genetik.
Rokok berpengaruh terhadap kolesterol
Fakta. Menurut pakar kesehatan, rokok berdampak pada kenaikan kadar kolesterol karena zat kimia yang ada di dalam rokok, khususnya nikotin, bisa membuat HDL menurun drastis dan membuat kadar LDL naik dengan signifikan.
Maka dari itu, para pakar kesehatan menyarankan untuk menghindari rokok jika tidak ingin mengalami masalah kolesterol tinggi.
Alpukat berkalori tinggi dan meningkatkan kolesterol
Mitos. Dalam 100 gram buah alpukat, memang terdapat 160 kalori dan 77% kalorinya berasal dari lemak.
Namun, perlu diketahui kandungan lemak yang terkandung dalam alpukat merupakan lemak baik.
Bahkan, berdasarkan informasi dari Healthline, alpukat dapat membantu tubuh dalam proses penyerapan nutrisi makanan yang dikonsumsi, yang berarti dapat menurunkan risiko kolesterol tinggi.
Kolesterol hanya dialami oleh orang yang gemuk
Mitos. Faktanya, setiap individu baik yang gemuk maupun kurus, memiliki potensi mengalami kolesterol tinggi.
Peter Toth, Director of Preventive Cardiology dari CGH Medical Center, Sterling, Illinois, mengungkapkan,
"Kolesterol tinggi tidak membedakan jenis tubuh dan berat badan tidak menentukan apakah seseorang memiliki kadar kolesterol atau trigliserida tinggi."
Durian dan kacang mete picu kolesterol tinggi
Mitos. Durian memiliki sifat antilipidemik yang dapat membantu mengontrol kadar kolesterol serta lemak jahat (LDL) dalam darah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-buah-alpukat-yang-sudah-di-potong.jpg)