Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

100 Lontar Usada Dipamerkan di Dharmanegara Alaya Denpasar, Konsul dan Konjen Diajak Menulis Lontar

Setiap undangan ini diberikan selembar rontal (daun pohon lontar yang sudah diberi perlakuan sedemikian rupa) dan sebuah pangrupak (alat untuk menulis

Tribun Bali/Putu Supartika
Para konsul maupun konjen ikut menulis lontar Kamis (27/2/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Serangkaian Hari Bahasa Ibu Internasional, Hanacaraka Society besutan pegiat lontar Sugi Lanus menggelar pameran lontar di Balai Budaya Alaya Dharmanegara Denpasar, Bali.

Kegiatan ini digelar pada Kamis (27/2/2020) dengan memamerkan 100 cakep lontar.

Adapun lontar ini kebanyakan berkaitan dengan usada (pengobatan).

Pendiri Hanacaraka Sosiety mengatakan lontar usada ini merupakan referensi paling penting bagi orang Bali tentang tradisi panjang penggunaan dan pengalaman pengobatan herbal.

Lontar-lontar inipun diturunkan dari generasi ke generasi dan menunjukkan ketergantungan orang Bali pada pengobatan herbal.

Shortcut Canggu-Pererenan Rawan Begal, Ditutup Setiap Pukul 23.00 - 05.00 Wita

Mendagri Minta Seluruh Pemda Tangguh Hadapi Dampak Virus Corona di Indonesia

Dampak Virus Corona, Badung Bidik Wisatawan Dalam Negeri, Lakukan Promosi di Jakarta, Jogja & Manado

"Lontar Usada mengandung komponen utama obat tradisional, yang telah digunakan sejak ribuan tahun. Lontar ini telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap sejarah kesehatan masyarakat Bali melalui sifat-sifat promotif, kuratif dan rehabilitatif kesehatan, terutama untuk pencegahan penyakit," kata Sugi Lanus.

Pameran ini menampilkan 100 cakep (set) lontar yang memuat tentang pengobatan penyakit dari obat herbal sederhana.

Setiap lontar memberikan deskripsi penyakit, persiapan campuran tradisional, komposisinya, bagian tanaman yang digunakan, dosis, sifat terapeutik, indikasi dan penggunaan, dan referensi penting lainnya.

"Pameran ini merupakan upaya untuk mempromosikan penggunaan obat-obatan herbal yang rasional, aman dan tepat serta mengarusutamakan penggunaan obat-obatan herbal."

Gubernur Bali Sebut Rakornas Bidang Politik dan PUM Bantu Pariwisata Bali yang Sedang Menurun

Arab Saudi Tangguhkan Perjalanan Ibadah Umroh ke Tanah Suci, Kemenlu RI: Masih Akan Dalami

BREAKING NEWS: Mulai Hari Ini, Seluruh Jalan Tikus Menuju Pererenan Ditutup Tengah Malam Sampai Pagi

"Pameran ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan ketersediaan dan aksesibilitas ke pengobatan yang hemat biaya untuk masalah kesehatan yang biasa ditemui dengan obat herbal," katanya.

Apalagi belakangan ini sedang digalakkan pengobatan tradisional oleh pemerintah.

Adapun jenis lontar yang dipamerkan, seperti lontar usada yeh, lontar usada buduh, lontar usada bebai dan jenis lainnya.

Juga ada Lontar Sutasoma, Lontar Slokantara serta Kutaramanawa atau kitab hukum versi Jawa dan Bali.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved