Menengok Yayasan Sayangi Bali, Yayasan Pertama yang Khusus Menampung Anak Telantar
“Kejadian yang paling tragis menurut saya yaitu pada, penemuan anak di tempat sampah. Anak tersebut ditemukan oleh warga," ujar Dewa
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus penelantaran anak kian bertambah banyak dari tahun ke tahun.
Beberapa anak cukup beruntung dilahirkan oleh orangtua yang siap menerima kehadirannya.
Sedangkan untuk anak yang kurang beruntung tidak dipedulikan bahkan ditelantarkan oleh orangtuanya.
Padahal anak adalah titipan dari Tuhan yang harus dijaga.
Hal inilah yang membuat Dewa Putu Wirata (56) terketuk hatinya untuk membuat Yayasan Sayangi Bali.
• Hari Raya Kuningan, Pemedek Dilarang Bawa Plastik ke Pura Sakenan, SBC Siapkan 1.000 Tote Bag Gratis
• Ibu Pesan Tolak Jika Bapa Merayu, Buku Prakarya Isi Curhatan Mawar Saat Diperkosa Ayah Tirinya
• Autopsi Eliel Tunggu Keluarga dari Finlandia
Yayasan yang terletak di Jalan Subak Dalem No. 5 Gatsu Tengah, Denpasar, Bali ini sudah berdiri sejak tahun 2012.
Dewa mengaku awalnya ia tidak ada rencana untuk membuat yayasan ini.
Terlebih sebelumnya ia bekerja di sektor pariwisata.
“Awalnya sewaktu saya mengajak tamu untuk berwisata ke sebuah desa, lalu melihat ada anak yang kurang mampu, di sanalah akan kita update, dari alamat dan nomor telepon orangtuanya. Lalu kita share agar para donatur bisa langsung datang ke rumah anak tersebut,” ujar Dewa, Jumat (28/2/2020).
• Maksimalkan Peran Pelabuhan untuk Angkutan Logistik, Pemprov Bali dan Pelindo III Tanda Tangan MoU
• Santap Daging Babi Kecap, Warga Langsung Keracunan Massal hanya Dalam Hitungan 3 Jam
• Atlet Billiard Diciduk Polres Bangli, Simpan Narkoba di Kantong Celana
Seiring berjalannya waktu, Dewa melihat persoalan bayi telantar kurang diperhatikan.
Hingga pada tahun 2012, Dewa mulai mendirikan Yayasan Sayangi Bali ini.
Kebanyakan anak-anak tersebut ditelantarkan di rumah sakit, tempat mereka dilahirkan.
Bahkan ada beberapa kasus bayi yang ditemukan di tempat sampah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/para-perawat-yayasan-sayangi-bali-bersama-dengan-anak-anak-yang-dirawatnya.jpg)