Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pedagang dan Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Perempatan Pasar Bebandem Karangasem

Pedagang dan warga sekitar Pasar Bebandem mengeluhkan kondisi tumpukan sampah yang mengeluarkan bau tidak sedap

Tayang:
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Saiful Rohim
Tumpukan sampah di Perempatan Pasar Bebandem, Desa/Kecamatam Bebandem, Karangasem, Bali, terlihat berserakan dan meluber ke jalan, Jumat (28/2/2020). Pedagang Keluhkan Tumpukan Sampah di Perempatan Pasar Bebandem Karangasem 

Pedagang dan Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Perempatan Pasar Bebandem Karangasem

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Pedagang dan warga sekitar Pasar Bebandem, Desa/Kecamatan Bebandem, Karangasem, Bali, mengelukan kondisi tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah sementara (TPS) di Perempatan Pasar Bebandem.

Kondisi sampah menumpuk dan berserakan hingga meluber ke badan jalan.

Komang Matra, pedagang di Pasar Bebandem mengatakan, sampah di TPS setiap hari penuh, dan jarang diangkut petugas kebersihan.

Bahkan sampah hingga membeludak ke badan jalan.

Tumpukan sampah ini mengeluarkan bau tak sedap, dan menganggu pengunjung serta pedagang di Bebandem.

Lalat dari sampah pun beterbangan ke pasar.

"Tiap hari pasti sampah menumpuk. Petugas jarang mengangkut. Tumpukan sampah meniimbulkan bau tak sedap. Makanya banyak warga, pengunjung dan pedagang mengeluhkan sampah di perempatan Pasar Bebandem," ungkap Komang Matra, Minggu (1/3/2020).

Mudah dan Murah, 5 Cara Tampil Cantik dan Berseri Tanpa Make Up

BREAKING NEWS: Hotel Grand Inna Bali Beach Terbakar, Berawal dari Sambaran Petir

Tumpukan sampah di perempatan Pasar Bebandem juga dikeluhkan para pengendara yang melintas.

Meengingat bau busuk yang timbul dari tumpukan sampah sangat menyengat.

Tumpukaan sampah kadang terbawa air hujan dari hulu ke sawah warga, dan mencemari aliran sungai sekitar.

Para pedagang, pengunjung, serta pengendara meminta dinas terkait segera mengatasi masalah sampah di perempatan Pasar Bebandem.

Mengingat petugas jarang mengangkut sampah.

Minimal sampah diangkut sekali sehari.

Kondisi tersebut sangat menganggu dan mencemari alam.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved