Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sebagian Besar Infeksi Corona Dampaknya Ringan dan Bisa Sembuh Total

Lebih dari 80 persen kasus corona yang terkonfirmasi tidak menyebabkan efek yang berat. Demikian kesimpulan penelitian berskala besar di China.

Tayang:
Tangkap layar Miaopai Video
Nenek 87 Tahun Ini Sembuh dari Virus Corona, ketika Keluar Ruang Isolasi, Langsung Disambut oleh Rumah Sakit 

Namun, angka itu paling tinggi ada di Provinsi Hubei, yaitu 2,9 persen, dibandingkan dengan 0,4 persen di seluruh wilayah China.

BREAKING NEWS: Terdeteksi Thermal Scanner di Bandara Ngurah Rai, Satu WNA Dirujuk ke Rumah Sakit 

Sebagai perbandingan, angka kematian akibat flu musiman sekitar 0,1 persen.

Gejala yang ringan ternyata memiliki sisi negatif karena membuat para ilmuwan lebih sulit untuk dikenali dan pasien tidak berobat ke dokter.

Selain itu, seseorang bisa saja terinfeksi tetapi tidak menimbulkan gejala apapun.

Menurut Dr.Jin, orang yang mengalami gejala corona ringan secara umum sulit dibedakan dengan orang yang sakit flu biasa atau salesma.

“Gejalanya bisa sangat ringan, seperti nyeri tenggorokan. Lalu setelah satu dua hari sembuh. Bahkan pada pasien yang ke dokter, gejalanya tidak dikenali karena sangat ringan, seperti flu,” ujarnya.

Dalam penelitian di China, beberapa kasus corona yang ringan juga menyebabkan pneumonia.

Gejalanya termasuk rasa lelah dan demam tapi tidak tinggi.

Menurut studi terhadap 99 pasien positif corona di Wuhan ditemukan, mayoritas pasien ke dokter karena mengalami demam dan batuk, dan beberapa mengeluh sesak napas atau nyeri otot.

Memang Covid-19 tidak boleh diremehkan karena pada kasus yang kritis bisa menyebabkan kematian.

Walau begitu, pada infeksi yang ringan, virusnya akan “sembuh sendiri”.

“Gejalanya akan hilang sendiri, sama seperti flu atau salesma,” kata Dr.Jin.

Hal tersebut juga berarti bisa saja orang yang sebenarnya terinfeksi corona masih beraktivitas seperti biasa; bepergian, melakukan kontak dekat dengan orang lain, dan menyebarkan virusnya tanpa ada yang tahu.

Dari fenomena tersebut para ahli memperkirakan akan ada dua kemungkinan dari wabah Covid-19 ini, yaitu lama-lama akan tidak menular lagi atau virusnya mati, sama seperti SARS.

Alternatif lain, Covid-19 ini akan hidup bersama manusia, kadang hilang dan timbul sesuai musim, sama seperti influenza.

“Dalam situasi tersebut, orang harus belajar untuk hidup bersama virusnya dan terkadang akan menimbulkan gejala, tetapi lama-kelamaan virusnya akan kehilangan bahayanya. Seiring waktu para ilmuwan juga bisa mengembangkan vaksinnya,” katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mayoritas Infeksi Corona Efeknya Ringan dan Bisa Sembuh Total"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved