Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Perpanjangan Ijin Tinggal Terpaksa di Bali Bisa Diberi Kepada WNA Diluar China, Ini Persyaratannya

perpanjangan ijin tinggal dengan terpaksa yang awalnya berdasarkan Permenkumham Nomor 3 tahun 2020 hanya untuk warga negara Cina,

Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ahmad Firizqi Irwan
Kepala Kanwil Kemenkumham Bali, Sutrisno ditemui Tribun Bali di Lapas Kelas II A Kerobokan beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Dengan terbitnya Permenkumham Nomor 7 tahun 2020, perpanjangan ijin tinggal dengan terpaksa yang awalnya berdasarkan Permenkumham Nomor 3 tahun 2020 hanya untuk warga negara Cina, kini ada sedikit pembaharuan.

Dimana saat ini perpanjangan ini boleh diberikan kepada WNA lainnya dengan dua persyaratan.

Pertama bagi WNA lainnya yang memang tinggal di Cina daratan, dan yang kedua adalah WNA dari keluarga warga negara Cina apakah suami, istri atau anaknya.

DPRD Gianyar Undang Eksekutif Bahas Kematian Babi Misterius dan Penurunan Kunjungan Wisatawan

“Itu boleh dikasi perpanjangan dengan keadaan perpanjangan apalai di Cina belum memungkinkan untuk pulang. Orang yang tinggal di Negara Cina kan bukan orang Cina saja, kan ada juga WNA lain yang tinggal di Cina, maka boleh diberikan, kalau sebelumnya kan tertutup,” kata Kepala Kanwil Kemenkumham Bali, Sutrisno, Rabu (4/3/2020) di kantornya.

Selain itu yang awalnya perpanjangan dibatasi hingga tanggal 29 Februari 2020 kini tak terbatas.

Dimana setiap mengajukan perpanjangan berlaku satu bulan.

Walaupun demikian, hingga kemarin, Selasa (3/3/2020) belum ada WNA selain Cina yang mengajukan ijin perpanjangan tinggal dengan terpaksa.

Kemenhub Kaji Pembatasan Penerbangan ke Empat Negara, Cok Ace: Kita Ikuti Keputusan Pusat

“Sampai data terakhir hari kemarin (Selasa (3/3/2020)) jumlah permohonan perpanjangan sebanyak 1.128 orang dan semua warga Cina dari tiga Kantor Imigrasi baik Ngurah Rai, Denpasar dan Singaraja. Mungkin hari ini ada yang selain Cina,” katanya.

Dari 1.128 orang tersebut kebanyakan berada di wilayah Ngurah Rai, Kuta dan Badung.

“Kondisi mereka sehat dan sampai sekarang belum ada yang overstay. Dan kami juga sampaikan melalui media atau temannya jangan sampai over stay. Mereka juga dalam keadaan sehat semua,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved