Corona di Indonesia
Dampak Virus Corona, Masyarakat Denpasar Berbondong-bondong Membeli Masker dan Hand Sanitizer
Masyarakat di Kota Denpasar masih berbondong-bondong membeli masker dan hand sanitizer di beberapa toko.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ditemukannya kasus positif virus Corona di Indonesia, membuat masyarakat gempar dan membeli masker serta hand sanitizer.
Hingga saat ini, masyarakat di Kota Denpasar masih berbondong-bondong membeli masker dan hand sanitizer di beberapa toko.
Seperti pada hari ini, Kamis (5/3/2020) antrian pembelian masker terjadi di salah satu toko yang menjual peralatan medis.
Tri, selaku marketing toko tersebut mengatakan, pihaknya sudah menyediakan 150 box masker dan 200 botol antiseptik untuk hari ini.
• Pariwisata Bali Masih Bergantung Pada Wisman China, Dewan Badung Sebut Salah Langkah
• Butuh Hiburan Melepas Kepenatan, Berikut Rekomendasi Drama Korea yang Buatmu Tertawa Terbahak-bahak
• Antisipasi Penimbunan Masker, Dit Reskrimsus Polda Bali Mengadakan Razia
“Hari ini masker sudah habis, kemungkinan akan ada lagi dihari Sabtu. Sedangkan untuk hand sanitizernya hanya sisa 36 botol saja,”ujar Tri, Kamis (5/3/2020).
Untuk harga masker masih dibandrol dengan harga Rp. 150.000/box dan hand sanitizernya Rp. 85.000 untuk ukuran 500ml.
Setiap orang yang akan membeli masker dan hand sanitizer, hanya diperbolehkan membeli 1 box masker dan 1 hand sanitizer.
Sedangkan, disalah satu Minimarket yang berada di areal RSUP Sanglah sudah kehabisan stok masker sejak akhir februari.
Lalu untuk stok hand sanitizernya pun sudah habis terjual. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/masyarakat-yang-mengantri-membeli-masker-pada-salah-satu-toko-peralatan-medis.jpg)