Akibat Wabah Corona, Berikut Negara-negara yang Lakukan "Lockdown"

Salah satu upaya efektif yang bisa dilakukan untuk untuk menghentikan laju wabah virus corona salah satunya yakni dengan penguncian (lockdown)

ANDREA MEROLA
Turis yang mengenakan masker melindungi dari paparan virus corona mengunjungi Piazza San Marco, di Venesia, Italia, 24 Februari 2020 

Orang-orang diminta untuk menjaga jarak sekitar satu meter dari satu sama lain.

 Museum, bioskop, dan teater semuanya ditutup. Meski demikian, bandara tetap beroperasi dan penerbangan masih terus berlanjut.

Syaratnya, publik harus mengisi dokumen yang menjelaskan alasan mereka melakukan perjalanan itu.

 Bagi mereka yang berbohong, hukuman penjara hingga tiga bulan atau denda 206 euro atau sekitar 225 dollar AS, atau sekitar Rp 2,9 juta.

Sempat Meningkat Hingga 4 Meter, Kondisi Debit Air Tukad Badung Kini Kembali Normal

Ini Prediksi Line Up Duel Bigmatch Persebaya Surabaya vs Persipura, Sylvano Jadi Andalan Persipura

Denmark

Denmark menjadi negara kedua di Eropa setelah Italia yang menerapkan penguncian diri usai lonjakan kasus virus corona di negara itu.

Pemerintah akan menutup sekolah, universitas, dan fasilitas-fasilitas Day Care dalam beberapa hari ke depan.

Bahkan, para pekerja di sektor publik yang tidak penting akan dikirim pulang mulai Jumat (13/3/2020).

Perdana Menteri Denmar Mette Frederiksen menyebut situasi yang dialami negaranya sebagai situasi luar biasa.

 "Dalam keadaan normal, pemerintah tidak akan mengeluarkan langkah-langkah yang jauh seperti itu tanpa memiliki solusi yang siap untuk banyak orang Denmark.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved