Corona di Indonesia
Dinas Pendidikan Jembrana Minta Siswa Jaga Kebersihan Antisipasi Virus Corona
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga turun ke sekolah-sekolah mengedukasi siswa supaya menjaga kebersihan untuk mencegah virus corona
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Irma Budiarti
Dinas Pendidikan Jembrana Minta Siswa Jaga Kebersihan Antisipasi Virus Corona
TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Kasus Covid-19 atau virus corona, baik yang sudah dinyatakan positif maupun pasien dalam pengawasan (PDP), membuat Pemerintah Kabupaten Jembrana melakukan langkah sigap.
Yaitu dengan melakukan sosialisasi kewaspadaan siswa-siswi di Jembrana.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga turun ke sekolah-sekolah mengedukasi siswa supaya menjaga kebersihan untuk mencegah virus corona.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Ni Nengah Wartini mengatakan, sesuai Surat Edaran Mendikbud nomor: 3 tahun 2020 tentang pencegahan Corona Virus Disease, yang juga ditegaskan kembali dalam rapat cepat tanggap virus corona yang dipimpin Wabup Kembang Hartawan, Kamis (12/3/2020) lalu.
• Jokowi Belum Berpikir Lockdown, Padahal WHO Minta Dunia Serius Tangani Penyebaran Virus Corona
• Badan Intelijen Negara/BIN Prediksi Waktu Puncak Persebaran Virus Corona di Indonesia
Pihaknya terjun ke sekolah untuk sosialisasi gaya hidup bersih dan sehat sebagai salah satu cara efektif menangkal virus corona.
"Secara bergiliran kita akan intensifkan kunjungan ke sekolah-sekolah. Kami dari dinas sudah membentuk tim edukasi. Hari ini kami mengunjungi SD 1 BB Agung. Berikutnya ke sekolah lain, termasuk SMP," ucapnya, Jumat (13/3/2020).
Wartini mengaku saat ini tugasnya mengoptimalkan peran UKS untuk meningkatkan budaya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Memastikan ketersediaan sarana Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan alat pembersih sekali pakai di satuan pendidikan.
• Banyak Perusahaan Pekerjakan Karyawannya di Rumah Terkait Corona, Berikut Tips agar Tetap Produktif
• Perhatikan, 10 Cara Meminimalkan Tertular Virus Corona di Fasilitas Publik
Selain itu, mengecek sekolah apakah sudah melakukan pembersihan ruangan dan lingkungan secara rutin, khususnya handle pintu, sakelar lampu maupun papan keyboard.
"Fasilitas kantin juga dicek untuk memastikan makanan minuman yang dijual sudah terstandar, tidak menggunakan bahan pengawet," tegasnya.
Pada sosialisasi itu, sambungnya, ia juga mengimbau pihak sekolah meminimalisir kontak fisik secara langsung, misalnya saat bersalaman.
"Untuk sementara bersalaman cukup dengan cakupan tangan saja dulu. Posisi tangan seperti salam umat Om Swastyastu (menyingkap tangan di dada)," bebernya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sosialisasi-edukasi-pencegahan-virus-corona-di-sekolah-dasar-bb-agung.jpg)