Corona di Indonesia
Dicurigai Terpapar Virus Corona, WNA Belanda Berusia 77 Tahun Masuk Ruang Isolasi RSUD Buleleng
WNA Belanda diisolasi di RSUD Buleleng karena mengeluh batuk, flu dan demam
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Irma Budiarti
Dicurigai Terpapar Virus Corona, WNA Belanda Berusia 77 Tahun Masuk Ruang Isolasi RSUD Buleleng
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - RSUD Buleleng saat ini telah menerima dua pasien yang dicurigai terpapar virus corona.
Setelah warga asal Kecamatan Gerokgak, kini menyusul seorang WNA asal Belanda dimasukkan ke dalam ruang isolasi karena mengeluh batuk, flu dan demam.
WNA berjenis kelamin perempuan, berusia 77 tahun itu, diterima di RSUD Buleleng, Sabtu (14/3/2020) siang kemarin.
Dirut RSUD Buleleng Gede Wiarnata ditemui, Minggu (15/3/2020), mengatakan kondisi kedua pasien saat ini stabil, suhu tubuhnya juga tidak terlalu panas.
Namun demikian, kedua pasien tetap dalam pengawasan.
Dikatakan Wiarnata, petugas Dinas Kesehatan Provinsi Bali pada Minggu pagi telah mengambil sampel hapusan tenggorokan milik kedua pasien tersebut.
• Kronologi Menhub Positif Covid-19, Aktivitas Dua Pekan Terakhir Hingga Dirawat Karena Gejala Tifus
• Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pemkab Gianyar Hentikan CFD
Sampel kemudian akan dikirim ke Litbangkes Jakarta, dan hasilnya diperkirakan diterima tiga hari ke depan.
"Mudah-mudahan tiga hari ke depan hasilnya sudah kami temukan, dan mudah-mudahan hasilnya negatif," jelasnya.
WNA Belanda yang dicurigai terpapar virus corona, sebut Wiarnata, berada di Buleleng sejak dua hari lalu.
Ia menginap di salah satu hotel kawasan Lovina.
Sang WNA dipastikan datang ke Buleleng seorang diri melalui travel agent.
Sebelum ke Buleleng, WNA itu juga sempat berkunjung ke Yogyakarta dan Bandung.
Baru dua hari berada di Buleleng, WNA itu kemudian mengalami demam, batuk dan flu.
Sang WNA kemudian memutuskan memeriksakan dirinya ke RSUD Buleleng.
"WNA itu datang sendiri ke rumah sakit. Tidak ada keluarganya," terang Wiarnata.
Sementara Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan, pihaknya akan segera melacak orang-orang yang sempat berinteraksi dengan sang WNA, termasuk hotel tempat ia menginap.
• Dua Bulan 264 Kasus DBD di Gianyar, Dinkes Minta Jumantik & Masyarakat Aktif Berantas Sarang Nyamuk
• Dewan dan OPD Jembrana Akan Bahas Rencana Libur Sekolah Cegah Penyebaran Virus Corona
"Petugas dari Dinas Kesehatan sedang menelusuri. Walaupun belum dapat dipastikan WNA itu benar terkena virus corona atau tidak, namun yang pernah kontak dengan WNA itu harus diawasi dan didata semua. Hotelnya juga nanti akan kami semprot disinfektan," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang wanita berusia 25 tahun, saat ini sedang dalam pengawasan di ruang isolasi RSUD Buleleng.
Pasien asal Kecamatan Gerokgak, Buleleng itu, dicurigai terpapar virus corona, dengan keluhan batuk, flu, demam serta mengalami radang paru-paru.
Pasien diterima RSUD Buleleng Jumat malam kemarin, sekira pukul 23.30 Wita.
Pasien yang identitasnya dirahasiakan itu, mulanya dirujuk dokter spesialis paru ke RSUD Buleleng, sebab berdasarkan hasil rontgen, pasien itu mengalami radang paru-paru.
Berdasarkan keterangan dari pasien itu sendiri, sakit flu, batuk disertai demam, ia rasakan sejak dua minggu belakangan ini.
Pasien juga mengaku sempat bekerja di Italia, dan baru pulang ke Buleleng pada 20 Februari 2020.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/rsud-buleleng-buleleng-bali.jpg)