Sugawa Korry Cs Temui Sudikerta di Lapas, Dua Jam Besuk Bahas Rekonsiliasi Golkar Bali

Sugawa Korry menjenguk mantan ketua Golkar Bali Sudikerta di Lapas Kerobokan

Penulis: Ragil Armando | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Ragil Armando
MEMBESUK - Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Bali foto bersama di depan Lapas Kerobokan usai mengunjungi I Ketut Sudikerta, Selasa (17/3/2020). Sugawa Korry Cs Temui Sudikerta di Lapas, Dua Jam Besuk Bahas Rekonsiliasi Golkar Bali 

Sugawa Korry Cs Temui Sudikerta di Lapas, Dua Jam Besuk Bahas Rekonsiliasi Golkar Bali

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Ketua DPD Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry memenuhi janjinya melakukan sowan ke Mantan Ketua DPD I Golkar Bali Ketut Sudikerta.

Ini terlihat saat Sugawa Korry menjenguk mantan ketua Golkar Bali dua periode itu di Lapas Kerobokan, Badung, Bali, Selasa (17/3/2020).

Sugawa Korry datang didampingi para dedengkot Golkar Bali, diantaranya Sekretaris DPD Golkar Bali I Made Dauh Wijana, Wakil Sekretaris Bidang Hubungan Lembaga Politik DAP Sri Wigunawati, Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali I Wayan Rawan Atmaja, Plt Ketua DPD Golkar Kabupaten Badung Wayan Suyasa, dan Penasehat Hukum Sudikerta I Wayan Warsa T Buana.

Pertemuan antara Sudikerta dengan para jajaran Golkar Bali tersebut berlangsung selama kurang lebih dua jam.

Usai melakukan pertemuan, Ketua DPD I Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry mengaku kondisi Mantan Wakil Gubernur Bali 2013-2018 tersebut dalam kondisi sehat.

Bahkan, pihaknya disambut dengan baik dan tangan terbuka oleh Sudikerta.

"Kami mengunjungi pak Sudikerta di Lapas Kerobokan. Kondisi beliau sehat. Beliau menyambut kami dengan antusias, gembira," katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian memberi dukungan moril kepada Sudikerta dalam menjalani proses hukumnya.

Sudikerta kata dia, adalah sahabat yang sedang mengalami kesusahan yang perlu diberi dukungan moril.

Namun ia menegaskan, Golkar sama sekali tidak mengintervensi proses hukumnya.

"Tentu sebagai teman kami memberikan doa, semangat kepada beliau agar tetap tegar. Kami tetap pada garis prinsip tidak dalam posisi mencampuri proses hukum yang sedang dihadapi apalagi mengintervensi. Kami menghormati itu sebagai suatu proses hukum yang memang wajib beliau hadapi," kata Wakil Ketua DPRD Bali ini.

Terkait dengan rekonsiliasi yang dilakukan di kepengurusannya, Sugawa Korry mengaku Sudikerta mengapresiasi hal tersebut.

Sudikerta bahkan menitipkan pesan bahwa kondisi tersebut benar-benar dilakukan sampai ke kader di akar rumput.

"Beliau menyambut baik rekonsiliasi yang dilakukan secara menyeluruh, menyasar kepada seluruh jajaran kader. Beliau juga berharap kondisi kebersamaan ini terus dijaga. Beliau juga mohon maaf belum bisa bersama karena masih konsentrasi menghadapi masalah hukum yang sedang dihadapinya," ucapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Sudikerta mengaku akan mengarahkan pendukungnya kembali ke Golkar.

"Beliau sudah menyampaikan bahwa dengan rekonsiliasi yang telah mampu dilakukan secara menyeluruh dengan cara komprehensif melibatkan semua pihak dan semua sudah merasa terwakili, beliau tidak ragu-ragu lagi sekecil apapun posisi beliau, beliau juga punya jaringan, pesemetonan persaudaraan, istilahnya pendukung gitulah, yang akan dikoordinasikan untuk berada dalam satu barisan di Partai Golkar ini," katanya.

Kendati mendapat dukungan dari Sudikerta, Sugawa Korry memastikan tak menyediakan kursi untuknya di kepengusan DPD maupun Dewan Pertimbangan Partai Golkar Bali.

"Karena status beliau masih proses hukum, jadi kami tidak masukkan karena proses hukum sedang berjalan dan itu belum inkrah. Beliau juga masih ada di dalam (Lapas), kan itu persoalannya. Beliau juga sangat memahami itu dan siap memberikan motivasi kepada kami, kepada kita semua," kata Sugawa Korry.

Di sisi lain, Sekretaris DPD Golkar Bali I Made Dauh Wijana menambahkan, Sudikerta menyambut baik terpilihnya Sugawa Korry sebagai Ketua DPD Golkar Bali pada Musda yang digelar alkhir Februari lalu.

"Beliau sangat aprecciate kepada Pak Sugawa sebagai Ketua Golkar Bali. Beliau berikan apresiasi yang tinggi," kata Dauh.

Walaupun mendekam di lapas, Sudikerta kata dia, siap mendukung kepemimpinan Sugawa Korry.

Sudikerta disebutnya akan mengarahkan pendukungnya kembali ke Golkar.

"Bagaimanapun beliau mantan Ketua, masih banyak memiliki teman, sahabat, loyalis. Mereka akan diyakinkan agar tetap kembali kepada Golkar untuk membesarkan partai Golkar. Beliau juga minta agar kebersamaan tetap dijaga untuk kebesaran Partai Golkar. Itulah inti pesan beliau," ujarnya.

Usai mengunjungi Sudikerta, rombongan Sugawa Korry juga mengunjungi tokoh senior Golkar I Gusti Made Perasu dan Wayan Subawa, di rumah Perasu.

Selain bertujuan membesuk Perasu, kedatangan Sugawa Korry Cs ini juga untuk meminta kesedian Perasu dan Subawa untuk menjadi anggota dewan Pertimbangan Golkar Bali.

Kedua tokoh ini menerima "lamaran" Sugawa Korry.

"Setelah dari lapas kami menemui Pak Perasu dan Pak Subawa di rumah Pak Perasu. Beliau baru pulang dari rumah sakit dan kami tidak sempat membesuk di rumah sakit. Sekaligus memohon kepada beliau berdua itu untuk berkenan menjadi Dewan Pertimbangan, dan  beliau berdua sangat siap untuk itu," pungkas Sugawa Korry.

(*) 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved