Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Indonesia

Jenazah WNA Kedua Positif Covid-19 di Bali Masih Berada di RSUP Sanglah

Jenazah WNA Kedua Positif Covid-19 di Bali Masih Berada di RSUP Sanglah

Tayang:
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi - RSUP Sanglah menggelar simulasi terkait penanganan virus corona, Rabu (12/2/2020). Jenazah WNA Kedua Positif Covid-19 di Bali Masih Berada di RSUP Sanglah 

Jenazah WNA Kedua Positif Covid-19 di Bali Masih Berada di RSUP Sanglah

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Diberitakan sebelumnya, kasus positif virus corona Covid-19 di Bali bertambah tiga kasus.

Total hingga saat ini, sudah terdapat 4 kasus positif virus corona Covid-19 di Bali.

Dari 4 kasus virus corona Covid-19 di Bali tersebut, 2 pasien WNA diantaranya meninggal dunia.

Direktur Umum RSUP Sanglah Denpasar dr Wayan Sudana mengatakan, WNA kasus positif virus corona Covid-19 di Bali tersebut, dibawa ke RSUP Sanglah, Minggu (15/3/2020), dalam kondisi sudah meninggal dunia.

"Pada saat diterima di RSUP Sanglah sudah meninggal, lalu kita perlakukan penanganan sesuai dengan prosedur Covid-19, yaitu dengan mengambil sampel swab. Setelah hasil laboratoriumnya keluar, ternyata WNA tersebut positif Covid-19," ujar Direktur Umum RSUP Sanglah Denpasar dr Wayan Sudana, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sabtu (21/3/2020).

dr Sudana menambahkan, saat ini jenazah WNA kedua positif Covid-19 di Bali tersebut, masih berada di Forensik RSUP Sanglah.

Sementara jenazah WNA kedua positif Covid-19 di Bali ini, sedang dibicarakan dengan konsulat jenderalnya, apakah dikremasi di sini atau tidak.

Diberitakan sebelumnya, WNA kedua positif Covid-19 di Bali meninggal dunia.

Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, yang juga Ketua Satgas Penanggulan Covid-19 Provinsi Bali menyampaikan diagnosa awal WNA tersebut penyakit jantung.

“Hasil diagnosa pertama yang dilakukan rumah sakit adalah dia penyakit jantung. Diagnosa yang pertama dia memang ada penyakit jantung, sehingga diagnosa pertamanya dia penyakit jantung. Tapi dalam situasi ini rumah sakit melakukan diagnosa tambahan, yakni mengambil sampel swab ternyata positif Covid-19. Jadi ada penyakit lain yang berkontribusi menyebabkan kematiannya,” ungkap Made Indra, Sabtu (21/3/2020).

Saat disinggung dia sendiri ke Bali dan kemana saja selama di sini, Made Indra menyampaikan, pihaknya melalui tim surveillance masih melakukan tracing.

“Hari ini kami sedang melakukan tracing, kemarin baru kami dapatkan satu orang yang terdekat, karena dia orang asing. Dari orang terdekat ini sekarang digali informasi terus, makanya saya bilang angka itu sementara, karena suvalians terus bergerak cari informasi,” imbuh Made Indra.

Sementara mengenai hasil tracing dari tambahan tiga orang positif Covid-19 di Bali berjumlah 199 orang yang kontak dekat dengan ketiga orang tersebut.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved