Pengelola Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu Pastikan Penyu Aman Pada Hari Raya Nyepi
Pastikan Penyu Aman Pada Hari Raya Nyepi, Pengelola Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu Siapkan Petugas Keamanan
Penulis: Ni Kadek Rika Riyanti | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Kadek Rika Riyanti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pengelola Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu di Serangan dalam upaya memastikan pusat penangkaran penyu tetap aman, akan mengantisipasinya dengan menyiagakan sejumlah personel selama Nyepi.
Seperti yang diketahui, Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1942 yang jatuh pada 25 Maret tinggal empat hari lagi.
Hal ini memunculkan pertanyaan siapakah yang akan merawat penyu-penyu di penangkaran tersebut ?
Made Sukanta selaku pengelola Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu di Serangan mengatakan akan menyiagakan dua orang petugas pengamanan dan pegawainya.
• Nike Ardilla, Penyanyi Legendaris Tanah Air yang Terpaksa Berhenti Berkarir di Usia 20 Tahun
• The PeWe Rilis Dua Single Godongan dan Memitra
• Akibat Pandemi Virus Corona, Achmad Mustofa Jalani Sidang Skripsi Lewat Video Call, Ini Kisahnya
Hal itu dilakukan untuk memastikan ketersediaan pakan, mengontrol aliran air, serta keamanan para penyu.
“Kami menyiapkan pakan penyu dan mengontrol kondisi air, setiap Hari Raya Nyepi memang disiagakan petugas dua orang, ada staf kami juga ikut menjaga,” jelas Sukanta ketika diwawancarai di sela aktivitasnya, Sabtu (21/3/2020).
Ia berkata, selama ini penangkaran di Serangan terbilang aman, termasuk saat Hari Raya Nyepi berlangsung.
Kendati begitu, dirinya tetap menyiagakan pengamanan.
Lebih jauh terkait antisipasi Covid-19, Sukanta mengatakan pihaknya telah menerapkan protokol sesuai arahan pemerintah.
Sampai saat ini, obyek penangkaran penyu di Serangan masih dibuka untuk wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara (Wisman).
Namun, bagi wisatawan yang hendak berkunjung, diwajibkan untuk mencuci tangan dengan cairan antiseptik yang telah disediakan pengelola.
Tidak hanya itu, Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu di Serangan secara rutin melakukan disinfektasi di sekitar penangkaran penyu.
Kegiatan disinfektasi ini berlangsung pada pagi hari, sebelum kunjungan dimulai.
“Penyemprotan kami lakukan setiap hari sejak 14 Maret lalu, setiap pagi, sebelum pengunjung datang. Dalam sehari, kami biasanya lakukan tiga kali. Biarpun ada pengunjung kami tetap lakukan,” ungkap dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kegiatan-penyemprotan-disinfektan-di-areal-pusat-pendidikan-dan-konservasi-penyu.jpg)