Akibat Pandemi Virus Corona, Achmad Mustofa Jalani Sidang Skripsi Lewat Video Call, Ini Kisahnya
ika umumnya sidang skripsi dilakukan di kampus dan bertatap langsung dengan dosen penguji, mahasiswa semester 8 Jurusan Pendidikan Olahraga Unesa ini
TRIBUN-BALI.COM, SURABAYA - Meski ancaman wabah virus corona semakin meluas di Indonesia, khususnya Kota Surabaya, tekad Achmad Mustofa untuk meraih gelar strata 1 di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tak pernah luntur.
Di balik proses kelulusannya, ada kisah menarik yang tak akan pernah dilupakan pria asal Lamongan, Jawa Timur, itu.
Jika umumnya sidang skripsi dilakukan di kampus dan bertatap langsung dengan dosen penguji, mahasiswa semester 8 Jurusan Pendidikan Olahraga Unesa ini justru mengikuti sidang skripsi secara online pada Kamis (19/3/2020) lalu.
Sejak sepekan lalu, semua perguruan tinggi di Surabaya memang menerapkan kuliah online.
• Korban Laka Lantas Masih Cukup Tinggi di Denpasar, Sekitar 70 Orang Meninggal Dunia
• Ramalan Shio Hari Ini 21 Maret 2020, Shio Anjing Lebih Percaya Diri, Ada yang Iri dengan Shio Naga
• Alergi, Flu dan Virus Corona, Berikut Gejala dan Protokol Kesehatan Bila Rasakan Gejala Covid-19
Hal itu dilakukan untuk mencegah laju penyebaran virus corona jenis baru atau Covid-19.
Sidang skripsi online ini, sebelumnya sempat viral di media sosial Instagram.
Akun Instagram @aslisuroboyo turut mengunggah kisah Achmad Mustofa yang mengikuti sidang skripsi online itu.
Hingga Jumat (20/3/2020) malam, unggahan itu telah disukai 361.866 netizen dan dikomentari sebanyak 3.725 pengguna akun Instagram.
Pakai fitur video call WhatsApp Kepada Kompas.com, Mustofa menceritakan bahwa awalnya sidang skripsi akan dilakukan secara offline di Unesa.
Ia pun telah mengonfirmasi dosen penguji terkait pelaksanaan sidang skripsinya itu.
• Sederhana dan Mudah, Berikut 5 Teknik Relaksasi yang Patut Dicoba untuk Redakan Stres
• Tips Pengasuhan Anak agar Tumbuh Menjadi Anak yang Bahagia
• Ramalan Zodiak Kesehatan 21 Maret 2020, Virgo Luangkan Waktu untuk Hobi, Sagitarius Lakukan Senam
Namun, H-1 sebelum pelaksanaan sidang skripsi digelar, dosen pembimbing Mustofa, Prof. Dr. Ali Maksum, menghubunginya dan menyarankan agar sidang skripsi dilakukan via online.
"Jadi H-1 dosen pembimbing menyarankan untuk online lebih bagus. Saya sih ngikutin arahan dosen pembimbing. Memang sebelumnya, arahan rektor untuk mahasiswa sudah libur, jadi kampus sepi," kata Mustofa dihubungi melalui aplikasi instan WhatsApp, Jumat (20/3/2020) malam.
Ia pun mencari literatur untuk mengetahui secara teknis bagaimana sistem pelaksanaan sidang skripsi online.
Selain itu, Mustofa juga meminta rekomendasi kepada Ketua Laboratorium Unesa Dr Anung Priambodo, mengenai software apa yang bagus untuk digunakan sidang skripsi online.
Setelah berkonsultasi, ia pun memilih menggunakan fitur video call pada aplikasi WhatsApp.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/achmad-mustofa-mahasiswa-universitas-negeri-surabaya-saat-mengikuti-sidang-skripsi-online.jpg)