Diduga Api Dupa Jadi Penyebab Hangusnya Dapur Milik I Ketut Kencana

Api kecil dupa bekas persembahyangan diduga menjadi penyebab ludesnya dapur semi permanen milik I Ketut Kencana

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Olah TKP - Personel kepolisian ketika melakukan olah TKP pasca musibah kebakaran di dapur Ketut Kencana, Senin (23/3/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Api kecil dupa bekas persembahyangan diduga menjadi penyebab ludesnya dapur semi permanen milik I Ketut Kencana, Senin (23/3/2020).

Musibah tersebut menyebabkan pria asal Banjar Beluhu, Desa Suter, Kintamani, Bangli, Bali itu harus menelan kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Informasi yang  berhasil dihimpun, musibah kebakaran itu diketahui sekitar pukul 12.00 Wita.

Tidak ada seorang pun di pekarangan rumah tersebut, sebab Kencana dan keluarganya tengah sembahyang ke Pura Dalem Poh Tetegeh.

Lockdown Berhasil, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Italia Turun Selama Dua Hari Berturut-turut

DPRD Buleleng Berikan Bantuan Puluhan Juta untuk Satgas Covid-19

Polisi & TNI Akan Turun Tangan Tertibkan Kerumunan Orang di Banyuwangi

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya musibah tersebut.

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, pemilik rumah sempat melakukan sembahyang di dapur dengan sarana canang dan dupa sekitar pukul 08.00 Wita.

Pasca sembahyang di rumah, pria 43 tahun itu bersama keluarga selanjutnya melakukan persembahyangan di Pura Dalem Poh Tetegeh.

“Berselang empat jam kemudian, korban mendapat telepon dari tetangganya bernama Jro Wacik bahwa dapur miliknya terbakar. Karenanya korban bergegas kembali kerumah. Meski demikian, sesampainya dirumah korban mendapati bangunan semi permanen itu telah rata dengan tanah,” ucapnya.

Kejadian tersebut telah dilaporkan ke Polek Kintamani.

Berdasarkan hasil olah TKP bersama tim identifikasi Polres Bangli, AKP Sulhadi mengatakan penyebab kebakaran diduga kuat akibat dupa bekas persembahyangan sebelum meninggalkan rumah.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Meski demikian sejumlah perabotan dan barang berharga didalam dapur ikut terbakar. Sebab itu kerugian materil diperkirakan mencapai Rp. 50 juta,” ucapnya. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved