Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Muncul di China, Apa Itu Hantavirus, Adakah Obatnya?

Hantavirus pertama terjadi pada 1989. Sejak 1989, telah ada 109 kasus Hantavirus yang dikonfirmasi.

Editor: Eviera Paramita Sandi
Learn Worthy
Ilustrasi Hantavirus 

TRIBUN-BALI.COM - Hantavirus tengah ramai diperbincangkan publik.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria meninggal di China, Senin (23/3/2020).

Pria tersebut dinyatakan positif mengidap Hantavirus.

Melansir Usa Today, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), Hantavirus adalah keluarga virus yang menyebar melalui tikus.

Lebih jauh, meski berbagai negara di belahan dunia tengah siaga tinggi karena covid-19, tidak ada indikasi Hantavirus menjadi ancaman kesehatan global.

Menurut CDC, kasus Hantavirus jarang terjadi.

Kasus infeksi terjadi ketika seseorang menghirup udara yang terkontaminasi dan  lantaran ada kontak dekat dengan urin hewan, kotoran dan air liur.

Hanya jenis tikus tertentu dan tidak semua tikus membawa virus tersebut.

Tidak Ditularkan dari Manusia ke Manusia

Melansir Canadian Centre for Occupational Health and Safety, kasus Hantavirus di Kanada pertama kali ditemukan pada 1994.

Sebelumnya, peneliti mampu mengidentifikasi secara positif, setidaknya ada tiga kasus lain yang terjadi sebelum 1994.

Hantavirus pertama terjadi pada 1989.

Sejak 1989, telah ada 109 kasus Hantavirus yang dikonfirmasi.

Menurut Badan Kesehatan Masyarakat Kanada, tercatat 27 kematian per Januari 2015.

"Hantavirus yang menyebabkan penyakit manusia di Amerika Serikat tidak dapat diularkan dari satu orang ke orang lain," kata CDC melalui situs webnya yang dikutip Usa Today.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved