Proyek Pasar Subagan Karangasem dalam Tahap Pembuatan DED,Target Tuntas Akhir 2020, Anggaran Rp 17 M

Harapannya, supaya pembangunan Pasar Subagan bisa tuntas diakhir tahun 2020, sehingga bisa beroperasi di awal tahun 2021.

Proyek Pasar Subagan Karangasem dalam Tahap Pembuatan DED,Target Tuntas Akhir 2020, Anggaran Rp 17 M
TRIBUN BALI/ SAIFUL ROHIM
ILUSTRASI Sejumlah pekerja sedang menyelesaikan proyek pembangunan Pasar Amlapura Barat 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Pembangunan Pasar Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem rencananya  akan dilelang antara bulan Mei atau Juni 2020.

Harapannya, supaya pembangunan Pasar Subagan bisa tuntas diakhir tahun 2020, sehingga bisa beroperasi di awal tahun 2021.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Karangasem, I Wayan Sutrisna mengungkapkan, pembangunan  Pasar Subagan memasuki proses pembuatan DED (Detail Enginering Design), Rancangan anggaran biaya (RAB), dan menentukan masa pengerjaan pembangunannya.

Banyuwangi Tambah Wastafel Portabel-Bilik Disinfektan di Ruang Publik

Cegah Penyebaran Covid-19, Sejumlah Daerah Tutup Akses, Wapres Maruf AminTegaskan Tak Ada Lockdown

Tak Mau Ikuti Jejak UEFA, Piala AFF 2020 Akan Tetap Digelar Sesuai Jadwal

"Pengerjaan Pasar Subagan masih proses. Kemungkinan antara bulan Mei atau Juni dilelang. Setelah ada pemenang lelang baru dibongkar. Semoga prosesnya berjalan lancar, tidak ada hambatan,"jelas Wayan Sutrisna, mantan Kabag Ekonomi, Kamis (26/3/2020).

Ditambahkan, para pedagang Pasar Subagan akan  dipindah ke bagian barat selama pengerjaan.

Sebelum dipindahkan, petugas Disprindag akaan mensosialisasikan pembangunan.

Harapannya, para pedagang di Subagan tidak kaget dan bersedia dipindah smentara hingga proyek kelar.

"Semoga prosesnya berjalan lancar. Tidak ada hambatan. Rencananya Pasar Subagan akan dibangun 2 lantai,  seeperti Pasar  Amlapura Barat & Pasar Amlapura Timur," tambah Sutrisna, mantan Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga (Disdikpora).

Untuk diketahui, pembangunan Pasar Subagan bersumber dari Dana Investasi Daerah (DID), APBD Kabupaten Karangasem.

Nominalnya Rp 17 milliar, termasuk perencanaan dan pengawasan.

 Disperindag Karangasem juga melakukan pemeliharan pasar sekitar delapan Kecamatan di Karangasem. (*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved