Corona di Bali

Dewan Bangli Berharap Penanggulangan Virus Corona Tak Sebatas Edukasi

Penanganan sebaran wabah corona virus disease (Covid-19) diharapkan mendapat perhatian lebih tak hanya sebatas edukasi

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Rapat Kerja - Suasana Rapat Kerja antara DPRD dan Pemkab Bangli, di Bangli, Bali, Jumat (27/3/2020). Dewan Bangli Berharap Penanggulangan Virus Corona Tak Sebatas Edukasi 

Dewan Bangli Berharap Penanggulangan Virus Corona Tak Sebatas Edukasi

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Penanganan sebaran wabah corona virus disease (Covid-19) diharapkan mendapat perhatian lebih tak hanya sebatas edukasi.

Terlebih status Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Bangli terus mengalami penambahan.

Berdasarkan data terkini, jumlah ODP di Bangli mencapai 289 orang.

Jumlah tersebut terbagi dalam empat kecamatan, diantaranya Bangli dan Tembuku dengan masing-masing terdapat 34 ODP, Kintamani 98 ODP, dan Susut sebanyak 123 ODP.

Dalam hal ini, sejumlah anggota DPRD Bangli mendesak agar Pemkab Bangli segera merealisasikan anggaran sesuai dengan kebutuhan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangli.

Seperti I Ketut Suastika, ia mengungkapkan wabah virus Corona bukan tanggung jawab masyarakat, melainkan negara, yang mana pemerintah daerah juga berada di dalamnya.

“Pemerintah daerah merupakan bagian dari negara, karena regulasi yang ada, baik dari PMK, Inpres, maupun Permendagri yang kami baca, justru memerintahkan pemerintah daerah mengeluarkan dananya,” ujar Suastika dalam Rapat Kerja DPRD Bangli bersama Pemkab Bangli, Jumat (27/3/2020).

Anggota Komisi III DPRD Bangli itu kemudian menyontohkan seperti di permendagri, yang menyatakan penggunaan dana tak terduga.

Adapun jika Pemda tidak mengganggarkan dana tak terduga, Suastika mengungkapkan dana yang tidak dianggarkan pun boleh dilakukan.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved