Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Gianyar Berikan Hotel Gratis Untuk Tenaga Medis Yang Menangani Kasus Covid-19

Hotel ini berada di jantung kota Gianyar atau hanya berjarak sekitar 150 meter dari RSUD Sanjiwani

Tayang:
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN BALI/I WAYAN ERI GUNARTA
Bupati Gianyar, Made Mahayastra dan sejumlah pejabat di Gianyar memantau situasi warganya di Gianyar, Jumat (20/3/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Penanganan kasus virus Corona atau Covid-19 semakin ditanggapi serius oleh sejumlah pemerintah daerah.

Terbaru, Pemkab Gianyar telah mengeluarkan berbagai kebijakan dalam penanganan Covid-19 di daerahnya.

Mulai Sabtu (28/3/2020) ini, para tenaga medis yang menjadi garda terdepan penanganan Covid-19, telah disiapkan hotel gratis, dimana hotel tersebut bernama Hotel Gianyar.

Hotel ini berada di jantung kota Gianyar atau hanya berjarak sekitar 150 meter dari RSUD Sanjiwani yang menjadi rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Gianyar.

Selain hotel gratis, per 1 April 2020 ini, semua tenaga medis Covid-19 di RSUD Sanjiwani mendapatkan insentif bulanan, dengan besaran berbeda.

Yakni, untuk dokter spesialis mendapatkan insentif Rp 15 juta, dokter umum Rp 7,5 juta, perawat Rp 5 juta, sementara sopir ambulans dan cleaning servis sebesar Rp 2,5 juta.

Hal tersebut disampaikan langsung Bupati Gianyar, Made Mahayastra dalam konferensi pers via WhatsApp call, Sabtu (28/3/2020).

"Kita telah tanda tangani MoU dengan Hotel Gianyar, bahwa tenaga medis yang tinggal di luar Gianyar bisa tinggal di sana secara gratis. Di sana ada 30 kamar. Saya sudah mendekati hotel-hotel di Ubud, tapi mereka tidak berani dengan alasan tidak memiliki pengolahan limbah medis" ujarnya.

Selain itu, Pemkab Gianyar juga telah menyediakan tempat karantina bagi masyarakat Gianyar yang lolos dari karantina yang disediakan Pemprov Bali.

Lokasinya di UPTD Lab Perkebunan Bedulu, Blahbatuh, dengan jumlah 11 kamar ukuran besar.

"Kami tegaskan, segala fasilitas di sini bagus. Kalau mereka dikarantina satu keluarga, satu kamar saja sudah bisa menampung karena kamarnya luas," ujarnya.

Mahayastra juga mengatakan, dalam waktu dekat ini akan mendirikan bilik steril di setiap tempat keramaian seperti pasar umum.

Dalam lima hari ke depan, Gianyar akan mendatangkan 100 ribu masker, 200 APD.

Dimana perlengkapan ini tidak hanya didapatkan dari pemerintah pusat, tetapi juga oleh pihak swasta seperti bos Bali United, Pieter Tanuri.

Pieter Tanuri memberikan ribuan masker yang bisa dicuci sampai lima kali beserta APD.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved