Ini 3 Hal yang Bisa Dilakukan Investor Agar Bisa Cuan Ditengah Ketidakpastian Global
Jika Kamu ingin berinvestasi, Kamu harus terus mencermatinya dengan hati-hati dan mengetahui saat yang paling tepat untuk berinvestasi.
Sangat sulit untuk menebak dengan yang pasti apakah IHSG masih akan terus melemah atau justru berbalik menguat.
Namun yang sering terjadi adalah, ketika pasar saham turun, investor reksa dana saham takut pasar saham akan terkoreksi, sehingga memilih untuk menunda investasi.
“Sebaliknya, ketika pasar saham menguat, investor reksa dana saham pun tidak berinvestasi karena takut pasar saham sudah kemahalan. Kalau turun takut, naik takut, lalu kapan investasinya?” jelasnya.
Menurutnya, keputusan investasi seharusnya tidak dilakukan dengan cara menebak-nebak, ini karena pasar finansial memang tidak bisa ditebak.
3. Lakukan investasi secara berkala
Bagi investor yang memiliki profil risiko agresif, memiliki tujuan jangka panjang atau memiliki dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat, dapat berinvestasi secara berkala (regular) tanpa memperhatikan pergerakan pasar naik atau turun.
Pernahkan Anda memikirkan kerugian yang terjadi ketika kita menunda investasi karena terlalu lama menebak-nebak?
Investasi secara berkala akan mengoptimalkan peluang yang dapat Anda raih, namun di saat yang sama Anda pun meminimalkan risiko yang terjadi dibandingkan kita berinvestasi sekaligus dalam jumlah yang sangat besar.
Bagaimana dengan investor yang memiliki profil risiko konservatif atau moderat?
“Pilihan bisa ke reksa dana pendapatan tetap atau pasar uang.Jika ingin memperluas alokasi aset, menambah sedikit porsi investasi di reksa dana saham, maksimal 20 persen,” jelasnya.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul " Kiat Berinvestasi Di Tengah Mewabahnya Virus Corona", https://money.kompas.com/read/2020/03/14/130600626/-kiat-berinvestasi-di-tengah-mewabahnya-virus-corona.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-grafik-investasi.jpg)