Corona di Bali

Rai Mantra Larang Warganya Pulang Kampung

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra dengan tegas melarang warganya agar tak pulang kampung.

Istimewa/Humas Pemkot Denpasar
Walikota Rai Mantra, Wakil Walikota IGN Jaya Negara dan Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara pada saat memberikan keterangan gerak cepat pemkot dalam mengantisipasi Covid 19 kepada awak media, Jumat (20/3) di Damamaya Denpasar Cyber Monitor. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra dengan tegas melarang warganya agar tak pulang kampung.

Larangan ini diberlakukan hingga kondisi benar-benar pulih dan kembali seperti semula.

Hal ini perlu diperhatikan agar penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas, karena dengan tingkat mobilitas penduduk yang tinggi antar suatu daerah atau wilayah akan memperluas dan mempercepat penyebaran Covid 19.

Apalagi semua orang bisa sebagai carrier, membawa virus atau terkena virus di suatu daerah.

Mengenal Skizofreniform, Dapat Menyebabkan Seseorang Bunuh Diri, Ini Gejalanya

Oknum Polisi di Gresik Nekad Cabuli Mertuanya, Saat HP Dibongkar Istri Temukan Koleksi Ini

Tentang Wedang Ronde, Minuman Hangat yang Berasal dari China

"Keberhasilan dalam memutus mata rantai virus corona diperlukan disiplin dan kerjasama dengan semua, tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, tapi perlu peran serta dan kedisilpinan masyarakat dalam mengikuti arahan dan himbauan," kata Rai Mantra, Minggu (29/3/2020) di Denpasar, Bali.

Ditambahkan beberapa kebijakan telah diambil pemerintah Kota Denpasar dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 seperti menerapkan sistem belajar dari rumah bagi siswa, bekerja dari rumah bagi pegawai, membatasi jam operasional pusat pusat perbelanjaan seperti mall, pasar sampai pukul 21.00 serta menutup sementara obyek obyek wisata dan tempat hiburan.

"Ini kami lakukan adalah untuk membatasi mobilitas manusia, disamping langkah langkah pencegahan yang sudah dilakukan seperti penyemprotan disinfektan, menyiapkan pelayanan dan belanja secara online dan penerapan physical distancing," kata Rai. Mantra.

Selebihnya dia meminta bagi warga masyarakat yang baru datang bepergian dari luar daerah maupun luar negeri yang sudah terjangkit Covid-19, agar memeriksakan kesehatannya ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat serta melakukan isolasi diri secara mandiri di rumah selama 14 hari.

Karena menurut Rai Mantra, beberapa pasien positif Covid-19 ternyata mempunyai riwayat datang dari daerah atau negara terpapar virus tersebut.

Sehingga Rai Mantra meminta masyarakat agar mengurangi ke luar rumah kalau tidak penting.

Ia juga menambahkan, permintaan untuk tidak pulang kampung sementara waktu in juga dikarenakan trend penyebaran virus corona semakin meningkat.

"Kita tidak tahu siapa yang menbawa virus atau tidak, untuk alasan keselamatan bersama dan memutus rantai penyebaran virus corona, maka imbauan ini kembali kami tegaskan agar masyarakat tidak pulang kampung untuk sementara hingga kondisi kembali normal," pungkasnya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved