Breaking News:

Ramalan Cuaca di bali

BMKG Perkirakan di Wilayah Bali Masih Berpotensi Turun Hujan Hingga 8 April

Kecepatan angin diperkirakan berkisar antara 6 sampai 32 Km/Jam dan umumnya bertiup dari arah Timur Laut hingga Tenggara.

Tribun Bali/Zaenal Arifin
ILUSTRASI Petugas Balai Besar BMKG Wilayah III Denpasar saat memantau monitor data cuaca Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Kadek Rika Riyanti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Prakiraan cuaca per tanggal 6 sampai 8 April 2020 umumnya berawan dan berpotensi hujan ringan hingga sedang di Bali bagian Utara, Tengah, dan Timur pada siang sampai sore hari.

Balai Besar Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III memperkirakan suhu udara berkisar antara 24 sampai 33 derajat Celcius, di mana kelembaban udara berkisar antara 60 sampai 92 persen.

Kecepatan angin diperkirakan berkisar antara 6 sampai 32 Km/Jam dan umumnya bertiup dari arah Timur Laut hingga Tenggara.

Tinggi gelombang laut rata-rata maksimalnya mencapai 2 meter yang diperkirakan di daerah Perairan Selatan Bali, di Selat Bali, dan di Selat Lombok, sementara di Perairan Utara Bali diperkirakan mencapai 1 meter.

Penumpang Garuda Indonesia Turun 40 Persen, Perusahaan Pangkas Rute Penerbangan

Jokowi Minta Masyarakat Selalu Gunakan Masker Kalau Keluar Rumah

BMKG menuliskan hal ini dikarenakan wilayah Bali masih dalam periode musim hujan, kondisi ini disebabkan oleh aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO) di kuadran 5 (Maritim Continent) di mana aktifnya MJO ini memberi kontribusi adanya pertumbuhan awan konvektif yang menyebabkan terjadinya hujan.

Selain itu, oleh BMKG disebutkan terdapat pola pusaran angin lemah (Eddy Circulation) di wilayah Bali yang memicu meningkatnya peluang hujan.

Suhu muka laut di sekitar wilayah Bali diperkirakan berkisar antara 28 sampai 31 derajat Celcius.

Kondisi air laut yang hangat ini juga dapat memberikan kontribusi penguapan yang cukup untuk pembentukan awan-awan hujan.

Peluang turunnya hujan ini juga disebabkan adanya massa udara basah yang terkonsentrasi dari lapisan permukaan hingga lapisan 500 mb (5.800 m).

BMKG mengimbau untuk mewaspadai potensi hujan lebat di wilayah Jembrana, Buleleng, Badung, Tabanan, dan Bangli serta tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih terutama di Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian Selatan, dan Samudera Hindia Selatan Bali.

Pihaknya juga terus mengimbau masyarakat agar mewaspadai tingginya gelombang laut di sekitar perairan Selatan Bali, terutama bagi para nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari.

BMKG juga mengimbau masyarakat, oleh karena tingginya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir, agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan seperti kilat/petir, angin kencang secara tiba-tiba, pohon tumbang, adanya genangan air, banjir dan tanah longsor. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved