Desa Pejeng Kangin Gianyar Tekan Pengangguran Warganya dengan Menggencarkan Proyek Desa

Perbekel Pejeng Kangin, I Gede Purnadi Yoga, Senin (6/4/2020) mengatakan, dalam mengantisipasi kelaparan di tengah pandemik covid-19

TRIBUN BALI/I WAYAN ERI GUNARTA
Proyek drainase di Desa Pejeng Kangin, Senin (6//4/2020). Perbekel setempat mengintensifkan proyek padat karya untuk membantu perekonomian warga miskin. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Dalam upaya mengindari masyarakat kelaparan karena tidak memiliki mata pencaharian, khususnya untuk masyarakat miskin di tengah pandemik covid-19, Desa Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar mengintensifkan pembangunan infrastruktur menggunakan dana desa.

Adapun proyek-proyek yang saat ini tengah digarap Desa Pejeng Kangin, diantaranya perbaikan kantor desa, pembuatan drainase, perbaikan jalan dan pembuatan jalan baru menuju objek wisata setempat, Gana Waterfall.

Terkakit pembuatan jalan baru ini, pihak desa telah menggelontorkan dana desa sebesar Rp 118 juta.

Perbekel Pejeng Kangin, I Gede Purnadi Yoga, Senin (6/4/2020) mengatakan, dalam mengantisipasi kelaparan di tengah pandemik covid-19, sampai saat ini pihaknya belum melakukan pembagian sembako untuk warganya.

Meski Ditutup, Objek Wisata Sangeh Tetap Keluarkan Dana 12 Juta Per Bulan Buat Beli Pakan Monyet

Siswa SMK Prada Badung Belajar di Rumah Gunakan Aplikasi, Disesuaikan Seperti Jadwal di Sekolah

Sebab secara kebutuhan pangan, sebagaian besar warganya memiliki ladang pertanian, sehingga masih bisa dihandalkan.

“Warga kami sebagian besar petani, dan sudah terbiasa hidup sederhana, sehingga dalam masa stay at home, warga kami sudah siap meski ada kelesuan ekonomi,” ujar Yoga.

Namun pihaknya tak menampik ada sejumlah warga yang tidak memiliki ladang, dan hidup dalam himpitan ekonomi.

Sebagai upaya membantu perekonomian mereka, pihaknya saat ini mengintensifkan program padat karya.

 “Kami upayakan membantu perekonomian masyarakat yang terdaftar sebagai KK miskin dengan program padat karya,” tandasnya.

Yoga mengungkapkan, sampai saat ini masyarakat Desa Pejeng Kangin sangat tertib dalam menjalankan imbauan pemerintah, soal sosial distancing.

Dan, dalam mengerjakan proyek, pihaknya juga memperhatikan kesehatan para pekerja, untuk mengantisipasi penyebaran covid-19.

“Sejauh ini situasi lingkungan kami kondusif, dan masyarakat taat aturan,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan, di desanya terdapat empat orang warga yang baru pulang dari luar negeri.

Sebagai upaya mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, seperti pengucilan oleh warga, dan hal sebagainya. Keempat orang terseut secara mandiri telah melakukan isolasi.

“Ada empat warga yang baru datang dari bekerja di luar negeri. Bersama Satgas Covid-19 Gianyar, kami sudah datangi ke rumahnya, dan mereka secara sadar telah melakukan isolasi mandiri. Sekarang sudah hari ke 15, astungkara tidak ada keluhan apa. Semoga warga kami semua dalam keadaan sehat,” ujarnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved