Corona di Bali

PDDS Tabanan Salurkan 6.000 Masker ke Tenaga Medis dan Masyarakat

6 ribu lebih masker sudah disalurkan Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) Tabanan bekerjasama dengan 40 penjahit di Tabanan

Pixabay
Ilustrasi masker - PDDS Tabanan Salurkan 6.000 Masker ke Tenaga Medis dan Masyarakat 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sebanyak 6 ribu lebih masker sudah disalurkan Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) Tabanan bekerjasama dengan 40 penjahit di Tabanan hingga saat ini, Kamis (9/4/2020).

Dalam sehari, mereka mampu memproduksi 1.500 masker.

Masker berbahan kain tersebut sudah disalurkan ke tenaga medis dan masyarakat.

"Sampai saat ini sudah sekitar 6 ribuan masker yang disalurkan. Dalam produksinya kami di PDDS menggandeng UMKM penjahit yang ada di Kabupaten Tabanan, termasuk BUMDes Pandak Gede dan Unit pelatihan (LLK) Tabanan di Meliling, di bawah Disnaker Tabanan," kata Direktur PDDS Tabanan I Putu Sugi Darmawan, Kamis (9/4/2020).

Hanya saja, kata dia, kendala yang dihadapi saat ini adalah bahan karet untuk tali maskernya.

Keberadaannya saat ini mulai sulit dicari dan kedatangan bahan kain maskerpollypropylene non woven bertahap.

"Bahan kain kami dapatkan dari salah satu perusahaan prinsipal farmasi cabang yang ada di Bali. Kemudian untuk bahan jahit lainnya seperti benang, karet elastis serta kawat kami dapatkan dari toko bahan jahitan di sekitaran Tabanan dan Denpasar," katanya.

Sebelumnya, Pemkab Tabanan bekerjasama dengan Perusda berencana memproduksi alat perlindungan seperti hand sanitizer, masker, hingga Alat Pelindung Diri (APD).

Rencananya akan diproduksi 15 ribu masker kain.

Setelah rampung akan diserahkan ke Satgas Penanggulangan Covid-19 Tabanan untuk didistribusikan kepada yang membutuhkan seperti tenaga medis utamanya.

"Rencananya akan diproduksi sendiri," kata Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, Senin (30/3/2020).

Ia melanjutkan, proses produksi tersebut melibatkan tenaga pelatihan di LLK, BUMDes hingga Perusda Tabanan, yakni Dharma Santika.

Rencananya akan memproduksi 10 ribu lembar masker kain, 5 ribu lembar masker medis serta hand sanitizer dan APD yang saat ini masih sedang disiapkan.

Hand sanitizer sudah akan produksi, sanitizer sedang tunggu uji BPOM Provinsi Bali,” tandasnya.

(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved