Miliki Kasus Covid-19 Terbanyak di Asia Tenggara, Malaysia Perpanjang Masa Lockdown
Malaysia misalnya memperpanjang lockdown hingga dua minggu lagi, sampai tanggal 28 April.
TRIBUN-BALI.COM - Penyebaran virus corona atau Covid-19 di dunia masih belum bisa ditekan.
Jumlah kasus virus corona di dunia pun terus bertambah. Hal ini memaksa sejumlah negara untuk memutar otak menahan pandemi virus corona di negaranya masing-masing.
Malaysia misalnya memperpanjang lockdown hingga dua minggu lagi, sampai tanggal 28 April.
Malaysia masih berusaha menahan wabah coronavirus, yang telah membuatnya memiliki kasus infeksi terbanyak di Asia Tenggara.
• Serikat Pesepakbola Global Soroti Keputusan Pemangkasan 75 Persen Gaji Pemain yang Dikeluarkan PSSI
• Puluhan Ribu Pekerja Bali Dirumahkan & Ratusan Orang Kena PHK, Sekjen FSPM Bali Angkat Bicara
• Ingat! Pendaftaran Kartu Pra Kerja Dimulai Sabtu Besok, Berikut Tahapan yang Harus Diikuti Peserta
Dilansir dari South China Morning Post, lockdown yang diberlakukan sejak 18 Maret lalu pada awalnya dijadwalkan berakhir pada 14 April.
Namun pemerintah melaporkan adanya 118 kasus baru pada hari Jumat, sehingga totalnya kini menjadi lebih dari 4.200 kasus di Malaysia.
"Mungkin perlu beberapa bulan sebelum kita dapat mengatakan bahwa kita bebas dari virus corona," kata Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin dalam pidato yang disiarkan televisi.
Tak cuma Malaysia, pada hari Jumat, kantor Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev juga mengatakan akan memperpanjang keadaan darurat yang dinyatakan atas wabah coronavirus hingga akhir April.
Tetapi akan memungkinkan beberapa bisnis untuk dibuka kembali setelah penutupan dua minggu.
Tokayev menginstruksikan otoritas kota untuk secara selektif mengizinkan beberapa usaha kecil untuk dibuka kembali di kota-kota besar asalkan mereka dapat memenuhi persyaratan keselamatan yang ketat.
Sementara di Eropa, surat kabar Italia, La Repubblica dan Corriere della Sera melaporkan bahwa negara tersebut condong ke arah memperpanjang penutupan hingga awal Mei.
Italia menderita wabah Covid-19 terburuk di dunia, dengan 18.279 kematian pada hari Kamis dan total 143.626 infeksi yang dikonfirmasi.
Akan ada beberapa relaksasi kecil sudah dimulai pada hari Selasa, dengan toko buku dan alat tulis diharapkan akan dibuka kembali.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/petugas-dari-dewan-bandaraya-pemerintah-kota-kuala-lumpur.jpg)