Serba serbi
Jaga Jarak Penting tapi Kepedulian Jangan Berjarak
Setelah dua pekan tinggal di rumah untuk mengikuti imbauan pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran wabah Covid-19, terus terang ada rasa bosan
Yakni apa yang bisa diperbuat untuk meringankan beban saudara-saudara sesama anak bangsa yang kini mengalami kesulitan karena terdampak langsung atau tidak langsung mata pencaharian dan pekerjaannya oleh wabah Covid-19.
Kebetulan saya adalah pengurus masjid, sehingga justru sudah semestinya menggalang kepedulian jamaah dan ikut turun tangan meringankan beban dalam situasi seperti ini.
• Rai Mantra Minta Perumda AMTS Denpasar Gratiskan Tagihan Pembayaran Air Untuk Golongan Pelanggan Ini
• Kisah Pahit Carmi; Dikurung 31 Tahun oleh Majikannya, Tak Pernah Digaji, Sempat Dinyatakan Hilang
Saya pun segera kontak teman-teman, dan mengutarakan gagasan untuk mengumpulkan donasi guna dibelikan sembako (khususnya beras) dan mi instan untuk disalurkan ke mereka yang kini membutuhkan di tengah situasi wabah.
Tak butuh waktu lama, sejumlah teman bersedia menjadi donator.
Terkumpul beberapa kuintal beras dan sekian kardus mi instan.
Oleh tim dan para pengurus Masjid Al Hikmah Jalan Soka, Kertalangu, Denpasar Timur, sembako beserta mi instan itu kemudian dibagikan ke mereka yang dianggap membutuhkan.
Kami tidak membeda-bedakan para penerima bantuan. Muslim dan non-muslim yang dianggap layak diberi bantuan, mendapatkan bagian.
• Pasien Positif Virus Corona di Bali Terus Bertambah, Data Jumat 10 April 2020 Capai 75 Orang
• Barcelona Jual Murah Coutinho Demi Dapatkan Dana Segar Beli Pengganti Luis Suarez
Masing-masing menerima 5 kg beras dan beberapa bungkus mi instan.
Untuk wilayah Kertalangu tersalur bantuan kepada sekitar 100 kepala keluarga (KK). Bantuan juga disebarkan ke warga di sekitar Sanglah, Denpasar.
Bantuan yang sudah tersalur sekitar 6 kuintal beras dan sekian kardus mi instan.
Masih ada beberapa kuintal beras, yang masih akan terus disalurkan nanti.
Di tengah kondisi sulit akibat wabah Covid-19 ini memang dibutuhkan semangat dan solidaritas sosial.
Kalau menuruti mengeluh, ya hampir semua kini mengeluh.
Tapi mengeluh tidak menyelesaikan persoalan.
Mereka yang masih beruntung harus mengulurkan tangan ikut mengatasi kesulitan sesuai bidang dan kemampuannya masing-masing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/donasi-penyaluran-bantuan-sembako-ke-warga-kurang-mampu-di-wilayah-kertalangu.jpg)