Breaking News:

Serba Serbi dirumahaja

Memaknai Kesederhanaan di Masa Karantina

Memiliki waktu lebih banyak di rumah, membuat saya selalu merenung bahwa apa yang saya cari selama ini sudah ada di rumah.

istimewa
Aktivis Lingkungan/ Luh De Dwi Jayanthi 

Saya belajar memasak, berkebun dan bersih-bersih.

Saya menantang diri saya untuk mengadopsi gaya hidup sederhana.

Ini saya pahami ketika meminjam buku dari seorang teman.

Buku itu berjudul ‘The Art of Minimalist Lifestyle’ yang ditulis oleh Francine Jay.

Hal unik yang saya dapatkan yaitu tentang menyeleksi pakaian, buku dan barang lain yang saya miliki.

Menyeleksi barang itu dibagi menjadi tiga kategori yaitu sampah, harta karun dan berikan ke orang yang membutuhkan.

Saya melihat setiap sudut kamar saya penuh sesak.

Saya menyadari bahwa sebagian besar benda-benda tersebut tak pernah saya sentuh.

Kalau saya ingat-ingat kembali, sewaktu saya kecil saat pindahan rumah, saya bisa berlarian dan menari di ruangan rumah.

Tapi kenapa kini tak bisa? Selain saya tumbuh, jumlah barang pun juga demikian.

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved