Breaking News:

Corona di Bali

Bantuan Sembako untuk 7.554 KK Miskin di Gianyar Mulai Didistribusikan

Pemerintah Kabupaten Gianyar mendistribusikan 7.554 bantuan paket sembako untuk KK miskin di 70 desa dan kelurahan, yang terkena dampak covid-19.

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Anggota TNI membantu menyiapkan paket sembako yang akan didistribusikan pada masyarakat miskin di Kabupaten Gianyar, Selasa (14/4/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pemerintah Kabupaten Gianyar mendistribusikan 7.554 bantuan paket sembako untuk KK miskin di 70 desa dan kelurahan, yang terkena dampak covid-19.

Pendistribusian bantuan disaksikan Kajari Gianyar Agung Mardiwibowo, Kapolres Gianyar, AKBP I Dewa Made Adnyana, Dandim 1616/Gianyar Letkol Inf Frandi Sibo di GOR Kebo Iwa Gianyar, Selasa (14/4/2020).

Bupati Mahayastra mengatakan, Pemkab Gianyar saat ini telah menyiapkan 7.554 paket sembako, untuk masyarakat yang membutuhkan akibat terdampak pandemi covid 19.

Setiap Kepala Keliarga mendapatkan paket terdiri dari beras 25 kg, mie instan satu dus dan telur sebanyak satu krat.

Meet And Greet Demi Main Tik Tok, 22 Muda-mudi Ditangkap Satpol PP, Rambut Dicukur Sampai Push Up

Virus Corona Disebut 10 Kali Lebih Berbahaya dari Flu Babi, Begini Ungkap WHO

Di Tengah Pandemi, Ketua Bhayangkari Badung Berbagi Tali Kasih Kepada Petugas Medis RSD Mangusada

“ Tak dipungkiri pandemik ini berdampak besar pada menurunnya perputaran ekonomi masyarakaat dan bantuan paket sembako ini merupakan salah satu bentuk bantuan pengamanan sosial untuk masyarakat akibat pandemik covid 19,” ujar Mahayastra.

Lebih lanjut dijelaskan, masyarakat kurang mampu ini yang menjadi prioritas dari pemerintah, karena mereka tidak mempunyai penghasilan yang tetap.

Sedangkan untuk pekerja harian, seperti buruh, hotel dan lain-lainnya berdasarkan kajian yang telah dilakukan, mereka ini baru satu bulan berhenti bekerja.

Logikanya menurut Mahayastra, mereka masih punya tabungan, masih bisa bertahan untuk satu atau dua bulan ke depan.

Kalau nanti sudah saatnya dan setelah kalkulasi anggaran, mereka ini harus dibantu.

Kadisdikpora Bali Ingatkan Penugasan Program Belajar dari Rumah oleh Kemendikbud Tak Berbenturan

Menurut Psikolog Hari Imam, Ini Hal Positif yang Bisa Dilakukan Saat WFH dan Social Distancing

Putusan Sidang Kasus Trio Ikan Asin, Galih Ginanjar Divonis Paling Berat

Untuk itu, saat ini pihaknya telah menyiapkan dua tim untuk melakukan pendataan, yaitu tim dasa wisma seperti yang diarahkan oleh ketua TP.PKK Provinsi Bali, dan satu lagi tim yang dikomandoi oleh sekda.

“ Yang paling penting di sini adalah data. Berdasarkan data, kita bergerak. Sebagus apapun  kebijakannya jika tidak didukung oleh data yang akurat, bisa-bisa nanti menimbulkan kekacauan di tengah warga,” tandasnya

Saat ini, kata dia, pendistribusian paket sembako berdasarkan data yang ada.

Di mana beberapa waktu lalu Pemkab Gianyar telah mendata jumlah KK miskin yang dilakukan oleh masing-masing OPD di Lingkungan Pemkab Gianyar.

Klaim Tak Ada Anak Sekolah yang Terinfeksi Corona di Jabar, Ridwan Kamil Bagikan Kuncinya

Namun data ini terus akan mengalami perubahan, terkait adanya peningkatan taraf hidup sehingga statusnya berubah, ataupun sebaliknya.

Data inilah yang dijadikan dasar saat ini untuk mendistribusikan bantuan paket sembako, yang diserahkan oleh masing-masing OPD pada KK miskin di desa binaannya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved