Begini Cara Mencuci Masker Kain dengan Benar, Tak Boleh Sembarangan
Menurut dr. Reisa Broto Asmoro, mencuci masker kain tak boleh sembarangan. Ia pun membagikan tips pencucian masker kain yang benar
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wabah Covid-19 atau virus Corona membuat masker menjadi langka.
Namun, karena kelangkaan tersebut membuat banyak orang berinisiatif membuatnya sendiri dengan bahan kain, bahkan menjualnya di pasaran.
Masker kain pun sekarang cukup mudah di peroleh dibandingkan dengan masker medis yang biasa dipakai oleh petugas kesehatan.
Tapi, banyak orang yang tidak tahu cara merawat masker kain khususnya dalam mencuci masker kain.
• Tali Pusar Masih Menempel di Perut, Polisi Tunggu Hasil Identifikasi Penemuan Orok Bayi di Dentim
• Bukan April 2020, Pandu Riono Memprediksi Puncak Pandemi Covid-19 Akan Terjadi Pada Mei
• Gelombang Kedua Virus Corona Diprediksi Akan Terjadi di Indonesia, Apakah Itu ?
Menurut dr. Reisa Broto Asmoro, mencuci masker kain tak boleh sembarangan.
Ia pun membagikan tips pencucian masker kain yang benar melalui akun Instagramnya.
"Walaupun masker kain tampak sederhana, namun cara mencucinya tidak boleh asal-asalan agar efektvitas dan kebersihannya terjaga," kata Reisa dalam video yang diunggahnya
Dalam tutorial yang ia bagikan, Reisa menyampaikan beberapa hal yang perlu disiapkan untuk mencuci masker kain.
Di antaranya detergen atau penghilang noda, air mengalir atau air hangat dengan suhu minimal 30 derajat Celsius, baskom, sarung tangan dapur, jepit, jemuran pakaian, dan handuk bersih.
"Pertama, jangan lupa mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Kedua, isi baskom dengan air dan isi dengan detergen atau pemutih sesuai dengan instruksi yang ada pada kemasan, campur larutan dengan merata," ujarnya.
Selanjutnya, masker direndam dalam larutan dan diamkan selama 10 menit.
Setelah 10 menit tekan masker dengan lembut dan perlahan menggunakan tangan.
Perhatikan, jangan mengucek masker terlalu kuat, hal ini penting untuk menghindari kerusakan serat kain serta menjaga efektivitas masker kain.
Kemudian bilas masker dengan air mengalir dan pastikan tidak ada sisa pembersih di dalam kain.
Berikutnya, serap cairan berlebih di masker dengan menepuk-nepuk tiap sisi masker menggunakan handuk bersih.
Kemudian jemur masker di tempat yang terpapar cahaya matahari, panas, serta memiliki ventilasi udara yang baik.
Jangan lupa cuci tangan kembali menggunakan air mengalir dan sabun.
Lebih lanjut Reisa menekankan, masker kain harus segera dicuci setelah digunakan. Masker kain hanya boleh digunakan selama empat jam.
Karenanya setiap orang disarankan memiliki minimal 3 masker kain untuk menjaga sirkulasi pemakaian.
"Masker kain tidak lebih baik dari masker bedah namun tetap lebih efektif dibanding tanpa proteksi apapun terutama saat kita berada di luar rumah," ujarnya.
"Ternyata masker kain itu cukup mengurangi percikan saluran napas atau droplet dan virus corona sebanyak 71 hingga 97 persen," papar dr Reisa.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mencuci Masker Kain Tak Boleh Sembarangan, Begini Caranya", https://lifestyle.kompas.com/read/2020/04/14/060600120/mencuci-masker-kain-tak-boleh-sembarangan-begini-caranya?page=all#page2.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-anak-pakai-masker-di-tengah-pandemi-corona.jpg)