Berita Banyuwangi
Libatkan Kades, Banyuwangi Buka Pendampingan Warga Desa Ikut Kartu Prakerja
emkab Banyuwangi melibatkan pemerintah setingkat kecamatan dan desa dibantu Relawan TIK untuk memfasilitasi serta mendampingi warga mendaftar online
TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi melibatkan pemerintah setingkat kecamatan dan desa dibantu Relawan TIK untuk memfasilitasi serta mendampingi warga mendaftar online program Kartu Prakerja.
Kartu Prakerja tersebut telah diluncurkan secara resmi oleh pemerintah pusat sejak 11 April lalu dengan sasaran 5,6 juta warga yang akan menerima total insentif sekitar Rp3,55 juta per orang.
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, menggelar rapat virtual dengan kepala desa dan camat se-banyuwangi.
Dalam rapat tersebut Anas mendorong camat dan kepala desa aktif memfasilitasi warga yang berniat menjadi peserta program Kartu Prakerja.
Peminat program bisa melakukan pendaftaran online di kantor camat dan desa setempat.
• Lagi-Lagi Akibat Angin Kencang, Tiang dan Kabel Listrik Tumbang Tertimpa Pohon di Gianyar
• WIKI BALI - Miliki Luas Wilayah 268 Hektar, Inilah Posisi dan Sejarah Desa Sumerta Kelod Denpasar
• Di Tengah Pandemi, Ketua Bhayangkari Badung Berbagi Tali Kasih Kepada Petugas Medis RSD Mangusada
"Bagi warga yang berminat mendaftar program ini, bisa datang ke kantor desa maupun kecamatan. Di sana ada petugas yang siap membantu untuk keperluan pendaftaran."
"Tentu dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, termasuk physical distancing di balai desa atau kantor kecamatan," kata Anas, Senin (14/4/2020).
Anas mengatakan, tidak semua warga sudah mempunyai tingkat literasi digital yang memadai. Termasuk warga di perdesaan.
Dengan pendampingan oleh desa dan kecamatan, diharapkan warga di perdesaan terdampak wabah virus corona (Covid-19) bisa ikut menerima manfaat program pemerintah pusat itu.
• Covid-19 Telah Merenggut 23.529 Nyawa di Amerika Serikat, Terbanyak di Dunia
• Viral #Pillowchallenge di Instagram Saat Masa Pademi Corona, Bantal pun Bisa Jadi Dress
• Dua Wartawan Ditetapkan sebagai ODP Setelah Kontak dengan Wali Kota Ini, Salah Satunya Sempat Drop
“Kita tahu, literasi digital masih timpang. Misalnya warga desa, tentu tidak semua punya email. Padahal mereka sama-sama terdampak pandemik corona, sama seperti warga di kota-kota besar yang lebih melek digital juga terimbas corona."
"Jadi kita harus menjembatani. Bukan dengan mengkritik programnya, tapi sebisa mungkin memberi solusi termasuk dengan membuka pendampingan di desa dan kecamatan,” ujarnya.
“Ibarat kata, jangan hanya warga kota yang melek digital yang bisa menikmati program bagus ini. Apalagi, teman-teman Kades di Banyuwangi kan sudah banyak yang menggerakkan program Smart Kampung, jadi harus dioptimalkan dengan pendampingan Kartu Prakerja ini,” imbuh Anas.
• Yamaha Bali Bersinergi Membantu Pencegahan Covid-19 di Bali
• Putusan Sidang Kasus Trio Ikan Asin, Galih Ginanjar Divonis Paling Berat
Dia mencontohkan, pelaku pariwisata di desa yang penghasilannya terimbas atau warga desa yang dirumahkan, bisa segera silakan mendaftar program ini.
Kartu Pra Kerja tidak hanya untuk mereka yang sedang mencari pekerjaan, tetapi juga untuk buruh, karyawan dan pegawai atau semua warga Indonesia yang berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang sekolah atau kuliah. Cara mendaftar Kartu Pra Kerja bisa melalui portal https://www.prakerja. go.id/.
"Jangan sia-siakan kesempatan ini. Warga yang memenuhi kriteria silakan mendaftar. Tak terkecuali karyawan yang dirumahkan, silahkan mengikuti program ini. Pendaftarannya telah dibuka," kata Anas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pendampingan-warga-mendaftar-online-program-kartu-prakerja.jpg)