Breaking News:

Tetangga di Sesetan Tidak Menyangka Yuri Sempat Bertegur Sapa Meninggal di Teras Rumah

Meninggalnya Yuri membuat keluarga dan warga sekitar gempar, padahal saat itu korban masih saling tegur sapa dengan orang sekitarnya.

istimewa
Petugas medis BPBD Kota Denpasar saat mengevakuasi jenazah Yuri Mauritz Laihad (57) warga Sesetan yang meninggal dunia di depan teras rumahnya, Jumat (18/4/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang pria yang tinggal di Jalan Raya Sesetan, Gang Camar, Nomor 2, Sesetan, Denpasar Selatan, Bali ditemukan meninggal dunia pada hari Jumat (17/4/2020).

Diketahui pria tersebut bernama Yuri Mauritz Laihad (57) asal Manado, Sulawesi Utara yang ditemukan tidak bernyawa saat sedang bersantai di teras depan rumahnya.

Bahkan meninggalnya Yuri membuat keluarga dan warga sekitar gempar, padahal saat itu korban masih saling tegur sapa dengan orang sekitarnya.

Ipar korban yang juga saksi Andreas Nyoman (54) mengatakan kepada pihak kepolisian bahwa korban sempat mengeluh sesak nafas sebelum tergeletak tak bernyawa di teras depan rumahnya sekitar pukul 12.50 wita.

"Kemarin masih terlihat baik-baik saja, cuman ia ngaku alami sesak nafas sebelum akhirnya roboh didepan teras," ujarnya.

Ipar korban melanjutkan bahwa tak hanya alami sesak nafas, semasa hidupnya ternyata korban juga alami sakit asam lambung atau maag.

Dikonfirmasi hal itu, Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Nyoman Wirajaya membenarkan kejadian tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi, korban mengeluh alami sesak nafas dan juga memiliki riwayat sakit asam lambung atau maag.

"Ya kemarin ditemukan di teras depan rumahnya. Kita terima keterangan saksi, semasa hidupnya korban alami riwayat sakit maag tapi tidak kronis," ujarnya, Sabtu (18/4/2020).

Kapolsek Denpasar Selatan. menyebut setelah korban merasa sesak nafas, terlihat Yuri langsung roboh dan saat dicek ternyata sudah meninggal dunia.

"Jumat pagi, suhu tubuhnya sempat dicek oleh petugas dari Tim Covid-19 Kelurahan Sesetan. Hasilnya suhu tubuh 37 derajat," tambahnya.

"Mengenai riwayat perjalanan jauh, keluarga sampaikan tidak ada. Hanya sekedar berbelanja di warung dekat sini aja. Saat ini jenazah sudah dibawa ke RS Sanglah," tutup Kapolsek Denpasar Selatan.

Sementara itu, saat melakukan evakuasi jenazah Yuri ke RSUP Sanglah, tim Medis BPBD Kota Denpasar terlihat mengenakan pakaian APD. (*)

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved