Corona di Bali

Gugus Tugas Covid-19 Jembrana Periksa Setiap Orang Masuk Bali Lewat Pelabuhan Gilimanuk

Tim Gabungan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana melakukan pemantauan di Pelabuhan Gilimanuk

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana
Tim Gabungan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana memantau Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Minggu (19/4/2020) malam hari. Gugus Tugas Covid-19 Jembrana Periksa Setiap Orang Masuk Bali Lewat Pelabuhan Gilimanuk 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Tim Gabungan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana, kembali terjun ke lapangan.

Kali ini, tim gabungan mulai dari pemerintah daerah, TNI dan Polri terjun melakukan pemantauan di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali.

Pemantauan penanggulangan penyebaran Covid-19 ini dilakukan, Minggu (19/4/2020) malam hari kemarin.

Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav Jefri Marsono Hanok mengatakan, pihaknya bersama tim gabungan dari pemerintah daerah dan Polri, yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana, melakukan pemantauan di Pelabuhan Gilimanuk.

Pemantauan dilakukan sekira pukul 20.30 Wita hingga 22.40 Wita, di Areal Parkir Pelabuhan ASDP Gilimanuk.

Selain Jefri, turut hadir ketua satgas yang juga Sekda Jembrana I Made Sudiada, Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, dan Kepala BPBD Jembrana I Ketut Eko Susila Artha Permana.

"Kami dengan rombongan mengecek langsung ke lapangan berkaitan ditemukannya salah satu pengguna jasa penyeberangan masuk Bali yang terindikasi Covid-19 (reaktif)," ucapnya, Minggu (19/4/2020) tengah malam.

Jefri menyebut, temuan itu diketahui saat pengguna jasa penyeberangan melintas dan dilaksanakan pemeriksaan kesehatan di Posko Terpadu Penanggulangan Covid-19 Pelabuhan Gilimanuk.

Pengecekan ke lapangan juga menjadi evaluasi terhadap kinerja Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 di Pelabuhan Gilimanuk, dimana anggota satgas yang melaksanakan tugas di Pelabuhan Gilimanuk supaya lebih ekstra dan berpedoman pada SOP (Standar Operasional Prosedur) yang berlaku.

"Ya ini mengingat telah ditemukannya salah satu pengguna jasa penyeberangan yang masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk yang terindikasi Covid-19 (reaktif) beberapa hari lalu," tegasnya.

Jefri mengaku, selain imbauan ke petugas, pemantauan di lapangan dilakukan di Pos KTP atau Pos II Pelabuhan Gilimanuk, guna melihat jalur yang dilalui pejalan kaki.

Kemudian, metode pemeriksaan yang dilakukan sehingga hasil yang diperoleh lebih maksimal.

"Pemantauan dilakukan kurang lebih tiga jam sebagai penekanan supaya tidak lengah dan bekerja lebih berhati-hati," bebernya.

(*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved