Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Wiki Bali

WIKI BALI - Ibu Adalah Sosok Berpengaruh Bagi AKBP Ni Nyoman Suartini

Bagi AKBP Ni Nyoman Suartini, ibunya adalah sosok yang berpengaruh dalam keberhasilan karirnya.

Tayang:
Penulis: Noviana Windri | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
tribun bali/ saiful rohim
Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini saat tunjukkan barang bukti Narkoba. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA – Menjabat sebagai Kapolres Karangasem tentu tidaklah didapatkan dengan mudah, seperti semudah membalikkan telapak tangan.

Berasal dari keluarga sederhana yang pas-pasan, tak membuat AKBP Ni Nyoman Suartini mengurungkan niatnya mengejar cita-cita menjadi menjadi seorang polisi wanita.

Bagi si bungsu dari tiga bersaudara ini, Ibunya adalah sosok yang berpengaruh dalam keberhasilan karirnya.

“Ibu saya adalah wanita yang kuat yang tidak pernah menyerah dalam dengan keadaan apapun. Tidak pernah menyerah untuk menghidupi keluarga. Sakit tidak pernah dirasakan. Bahkan saat beliau tua dan jatuh sakit juga tetap berjuang untuk anak-anaknya,” ujarnya.

Update Kasus Covid-19 di Bali, Positif 150 Orang, Transmisi Lokal 17,33 Persen

Sumber Intelijen Sebut Kim Jong Un Kritis Setelah Operasi Kardiovaskular

Ditunjuk Sebagai Ketua Komisi Sehari Jelang Hari Kartini, Diah Srikandi Sebut Hadiah Spesial

AKBP Ni Nyoman Suartini menceritakan kedua orangtuanya selalu menanamkan untuk selalu berjuang, pantang menyerah, memiliki dan mengejar setiap target yang diinginkan.

“Kedua orangtua saya selalu mengajarkan untuk berjuang dengan kemampuan sendiri. Jika punya keinginan harus bisa goal dan punya target. Seperti saat mengikuti kejuaraan karate, Kakak saya mengatakan saya tidak boleh puas hanya dengan medali emas saja. Melainkan harus bisa ikut kejuaraan hingga ke luar negeri,” jelasnya.

AKBP Ni Nyoman Suartini merupakan Kartini Bali pertama yang menjabat sebagai Kapolres Karangasem.

AKBP Ni Nyoman Suartini menjabat sebagai Kapolres Karangasem sejak 21 Oktober 2019, yang sebelumnya menjadi Kasi Inspeksi Kamsel Subdit Audit dan Inspeksi Ditkamsel Korlantas Mabes Polri sejak tahun 2017 hingga 2019.

Kisah kehidupan AKBP Ni Nyoman Suartini dimulai dari Desa Lembeng, Ketewel, Gianyar, Bali.

Ia bukanlah dari latar belakang keluarga Polri, melainkan dari keluarga yang pas-pasan.

Bapaknya hanyalah seorang petani dan ibunya seorang buruh.

Keinginannya menjadi seorang polisi wanita muncul ketika ia melihat polisi wanita sedang patroli di desanya pada tahun 80-an.

“Saya ingin jadi polwan sejak duduk di kelas 4 SD. Saat saya pertama kali melihat polwan patroli di desa saya menggunakan motor patroli dan dengan seragam polwan lalu lintas yang lengkap dengan manset dan rok kulot,” ceritanya.

Wanita kelahiran 10 November 1973 ini ternyata juga seorang atlet Karate-Do.

Bahkan ia berhasil menyabet medali emas di kelas bebas komite putrid an medali perak kelas 53 serta beregu putri dalam Kejuaraan Nasional Perguruan Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) pada tahun 1993 mewakili Bali.

Dan berkat prestasinya tersebut, ia kemudian mendapatkan rekomendasi untuk daftar Polwan dari Darwan Siregar yang saat itu menjabat sebagai Ditlantas Bali.

Lantas, AKBP Ni Nyoman Suartini menyiapkan diri untuk mengikuti tes masuk polwan dengan latihan fisik seperti lari, renang, dan mempelajari soal-soal tentang mental ideologi.

“Saya mendapatkan rekomendasi untuk daftar Polwan oleh dari Bapak Darwan Siregar yang saat itu menjabat sebagai Ditlantas Bali. Tapi bukan rekomendasi lulus ya. Karena semua hasil tes saya bagus,” sambungnya.

AKBP Ni Nyoman Suartini sendiri mengawali kariernya di kepolisian dengan bertugas sebagai Pama Secapa Lemdiklat Polri tahun 2000.

Kemudian, dia menjadi Guru Muda II Secapa Lemdilat (2000-2001), lanjut Pama Polda Metro Jaya (2001), Pa Tu Samsat Utara Subbag STNK Bag Regident Ditlantas Polda Metro (2001-2002).

AKBP Suartini bertugas di Polda Metro Jaya hingga tahun 2006, sebelum kemudian dialihkan sebagai Pama PTIK tahun 2006 dan Pama Babinkam Polri tahun 2007.

Dia sempat jadi Pamen Korlantas Mabes Polri tahun 2016, sampai akhirnya menjabat Kasi Inspeksi Subdit Audit dan Inspeksi Ditkamsel Korlantas Polri (2017-2019), sebelum dialihkan menjadi Kapolres Karangasem.(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved