Corona di Bali
Wakil Bupati Karangasem Minta PMI Taati Aturan Selama Karantina
Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Arthadipa, memberikan motivasi kepada PMI yang dikarantina.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Ratusan pekerja migran Indonesia (PMI) yang menjalani karantina diminta tetap mengikuti peraturan yang berlaku.
Para PMI tak kumpul sekitar hotel, dan tetap berolahraga.
Berfikir positif selama karantina.
Jangan panik, dan tak terhasut postingan di media sosial (medsos).
• Permudah Layanan, PLN Siapkan WhatsApp untuk Lapor Meter Mandiri
• Doa Buka Puasa & 8 Hal yang Bisa Membatalkan Puasa Ramadhan Anda, Jangan Sampai Dilanggar
• Menyisir dan Mengungkap Sisi Sejarah Lawang Sewu Melalui Virtual Tour
Kemarin (23/3/2020), Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Arthadipa, memberikan motivasi kepada PMI yang dikarantina.
Seluruh pekerja migran Karangasem tetap optimis, dan percaya bahwa pandemi Covid-19 akan segera berakhir.
Ini adalah langkah awal untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
PMI harus berfikir positif selama karantina.
Karena untuk mendapat jiwa yang sehat maka harus tetap berpikir sehat.
"Orang yang selalu memiliki pikiran sehat, maka tubuhnya pun akan selalu sehat. Saya mendoakan kita sehat semua serta bahagia,”ungkap Arthadipa.
Pihaknya berharap agar semua pekerja migran memakai masker, jangan berkerumun dan tetap rajin berolahraga supaya bisa menjaga kesehatan.
Terpenting yakni berpikir positif, dan jangan berpikir dikucilkan.
"Pekerja harus mengikuti peraturan selama karantina di Hotel,"harap Arthadipa.
Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa menambahkan, pekerja migran asal Karangasem, Bali, di karantina dibeberapa hotel.
Disebutkan, ada sebanyak 950 orang PMI yang menjalani karantina mandiri/dikarantina pemerintah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-seorang-pria-sedang-menjalani-karantina-covid-19.jpg)