Corona di Bali
Aquascape Temani Adnyana Saat Work From Home, Bekerja Menjadi Lebih Tenang
Aquascape merupakan seni mengatur tanaman air, bebatuan, kayu lapis serta media lain secara alami sehingga tampak indah dalam sebuah akuarium
Penulis: I Nyoman Mahayasa | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan wartawan Tribun Bali, I Nyoman Mahayasa
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Akibat pandemi Covid-19, berbagai imbaun dari pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus tersebut terus disampaikan.
Satu diantaranya adalah diam dirumah ataupun bekerja dari rumah (work from home).
Banyak hal yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengilangkan kejenuhan saat berada di rumah, seperti berkebun didalam air atau aquascape.
Aquascape merupakan seni mengatur tanaman air, bebatuan, kayu lapis, serta media lain secara alami sehingga tampak indah dalam sebuah akuarium.
• 143 PMI Asal Denpasar Telah Ikuti Rapid Test, 2 Orang Reaktif, 1 Positif Setelah Tes Swab
• Sebelum Jaga Posko Covid-19, Made Darma Lakukan ini di Kebun, Berakhir di Tahanan Polisi
• Delapan Pengendara Diminta Balik Kanan,Satlantas Polres Tabanan Larang Pemudik menuju Wilayah PSBB
Kegiatan tersebut pun saat ini cukup digemari oleh beberapa orang, seperti fotografer prewedding, Dewa Gede Putra Adnyana (28).
Ia menuturkan, hingga saat ini ia belum mendapatkan job pemotretan, karena hal itu ia pun tetap bekerja dirumah, seperti merapikan file dan mengumpulkan stok foto.
Namun terlalu lama di depan komputer tentu membuat dirinya menjadi jenuh, sehingga untuk menghilangkan rasa jenuh itu ia pun berkebun didalam air atau aquascape.
"Saya memang sejak lama suka ikan. Namun semenjak work frome home saya tertarik dengan aquascape, melihat aquascape saya merasa merasa lebih tenang bekerja disamping komputer ditemani ikan tumbuhan dalam air" ucap pria asal Banjar Triwangsa, Desa Siangan Gianyar, Bali, Selasa, (28/4/2020).
Meski masih pemula, Dewa terus mencari referensi dan mengumpulkan bahan, agar aquascape miliknya nampak lebih indah.
Sedangkan untuk perawatannya, ia rutin menguras dan membersihkan lumut yang menempel di kaca, serta memberi makan ikan dua kali sehari.
Ia mengatakan, untuk biaya pembuatan aquascape tergantung ukuran dan isi didalamnya.
Dewa juga menuturkan, "Hobi ini sangat digemari saat ini apalagi banyak yang berada di rumah, beberapa toko penjual bahan aquascape nampak laris saat ini,"ucapnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/dewa-gede-putra-adnyana-28.jpg)