Corona di Bali

DPRD Bali Lakukan Sidak ke Pelabuhan Padang Bai, Temukan Warga NTT Terlantar dan Rapid Test Menipis

Komisi III DPRD Provinsi Bali kembali melakukan sidak terkait implementasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020

Istimewa
Komisi III DPRD Provinsi Bali lakukan sidak terkait implementasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020, di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, Selasa (28/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Kadek Rika Riyanti

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Komisi III DPRD Provinsi Bali kembali melakukan sidak terkait implementasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020, di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, Bali, Selasa (28/4/2020).

Kunjungan Komisi III DPRD Provinsi Bali ini didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Suyasa, yang diterima oleh KSOP Pelabuhan Padang Bai, I Made Kastawa, Syahbandar Pelabuhan Padang Bai, Eka Suyasmin, dan Satgas Transportasi Publik Pelabuhan Padang Bai, I Komang Budiarta beserta pihak jajaran terkait lainnya.

Berdasarkan sidak hari ini, ditemukan 5 warga NTT terkatung-katung tak bisa menyebrang dan dilaporkan rapid test menipis di pelabuhan ujung timur Pulau Bali tersebut.

“Saat kunjungan ke Pelabuhan Padang Bai menemukan sebanyak 5 warga NTT tidak bisa menyebrang lantaran sesuai aturan tertutupnya akses NTB dan NTT,” ujar Ketua Komisi III DPRD Bali, IGA Diah Werdhi Srikandi, ketika dikonfirmasi Tribun Bali melalui pesan WhatsApp usai melakukan sidak, Selasa (28/4/2020).

Insentif PNS di Badung untuk April Akan Cair, Bulan Selanjutnya Bergantung Pada Keuangan Daerah

Bagaimana Cara Pemerintah Kumpulkan Data Penanganan Covid-19?

Alasan Biayai Orang Tua Sakit, Ketut S Bobol Brankas Mie Kober Singaraja

Soal temuannya ini, pihaknya koordinasikan dengan Syahbandar serta Kepala Dinas Perhubungan NTB agar menerima warga NTT di NTB selanjutnya dikirim ke NTT.

“Pelabuhan NTB hanya menerima warga NTB saja nah untuk itu kami koordinasikan agar warga NTT bisa pulang kampung. Kami sedang usahakan solusinya, agar mereka tidak terlantar di Bali. Karena sudah tidak ada pekerjaan dan bekal,” jelasnya.

Selain temuan warga NTT, pihaknya juga menemukan Pelabuhan Padang Bai kekurangan rapid test.

“Dalam satu hari 50 rapid test kita akan koordinasikan ke provinsi biar tidak kurang, kalau ada warga memilikki suhu diatas 38 derajat celcius dan tidak ada,” jelasnya.

Selain itu pada kesempatan yang sama, Komisi III DPRD Provinsi Bali juga menyerahkan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker.(*).

Penulis: Ni Kadek Rika Riyanti
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved