Fogging Harus Dibarengi Dengan PSN, Dinkes Gianyar Apresiasi Gerakan Warga dalam Pencegahan DBD
Dikatakannya juga, bahwa bila fogging tanpa dibarengi dengan PSN, apa yang dilakukan tidak akan bisa membunuh nyamuk.
Penulis: I Nyoman Mahayasa | Editor: Wema Satya Dinata
Diakuinya sejumlah desa sudah melakukan fogging, yakni Desa Adat Banda, Saba, Pering, Keramas, Belega, Bona, Bedulu, sejumlah banjar di Blahbatuh.
Hal ini merupakan bagian dari aspirasi masyarakat yang harus diakomodir.
Agar psikologi masyarakat merasa aman. Disamping juga dari tim dinas kesehatan mensosialisasikan PSN ditengah-tengah masyarakat.
"Tindakan action harus kita lakukan, agar masyarakat merasa aman, disamping dinas dan timnya harus mensosialisasikan PSN" pungkasnya.
Ketua Pemuda STT Dwi Eka Mandala, Ketut Yogi Sansuadi, mengatakan, ini merupakan ini keinginan bersama masyarakat dan anak muda banjar Banda untuk melakukan fogging.
Dari pengurus desa adat dan kepala lingkungan pun menyambut kegiatan ini.
"Kami lakukan fogging secara swadaya bersama teman-teman, mulai dari sumbangan kita ambil masyarakat, alat kita dapatkan dari pak kadek Wardana" jelasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/fogging-mandiri-dilakukan-di-banjar-banda-saba-blahbatuh-gianyar-jumat-15.jpg)