Ide Kreatif Nyoman Adiyasa, Produksi Alat Fogging Mini untuk Cegah DBD

Bengkel yang beralamat di Jalan Cekomaria Utara No. 113 Denpasar mulai memproduksi alat fogging mini sejak awal bulan Mei tahun 2020.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Nyoman Adi merakit fogging mini di bengkel produksinya jalan cekomaria, Denpasar, Sabtu (2/5/2020). Meningkatnya kasus DBD memunculkan peluang baru untuk membuat Fogging mini dalam pembasmian DBD di rumah tangga. Fogging mini dibandol dengan harga 350 ribu. 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Salah seorang pemilik bengkel, Nyoman Adiyasa memiliki ide kreatif dengan membuat alat fogging mini untuk mencegah penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Bengkel yang beralamat di Jalan Cekomaria Utara No. 113 Denpasar mulai memproduksi alat fogging mini sejak awal bulan Mei tahun 2020. 

Nyoman mengatakan, awalnya ia terinspirasi karena sempat memperbaiki fogging yang besar untuk banjar dan dari sanalah mendapat inspirasi untuk membuat fogging yang kecil untuk digunakan di rumah-rumah. 

Sementara untuk cara penggunaannya dimulai dari menghidupkan las portabel untuk memicu selang tembaga.

Kadin Meyakini Jumlah Pengangguran di Indonesia Sudah Puluhan Juta Orang, Ini Rinciannya

Sebanyak 61.207 Siswa SMA/SMK/SLB di Bali Dinyatakan Lulus Hari Ini, Hanya 3 Orang yang Tak Lulus

Pengumuman Kelulusan SMA/SMK/SLB, Kepala SMKN 3 Denpasar Sebut Ada Sanksi Bagi Siswanya yang Konvoi

 Ketika selang sudah panas kemudian pengguna bisa menekan tombol pada jerigen yang disediakan.

"Untuk harganya satu alat berkisar Rp. 350.000 tanpa obat, jika beserta obat Rp. 450.000. Sedangkan waktu untuk pembuatannya hanya 1 jam untuk satu rangkaian mesin. Untuk bahan-bahan pembuatan mesin fogging mini, didapat dari toko peralatan listrik," ungkap, Nyoman Adiyasa pada, Sabtu (2/5/2020).

Dalam sehari Nyoman Adiyasa dapat memproduksi 5 alat fogging mini.

 Dan untuk hari ini sudah 10 alat fogging mini yang diproduksi.

Pihaknya menilai untuk keamanan alat tersebut saat ini masih terjaga.

Serta kemungkinan untuk meledak diprediksi sangat minim karena terdapat beberapa rangkaian yang terpisah.

Kedepannya kualitas dan kemanan alat ini akan disempurnakan.

"Sementara untuk tingkat ketebalan asap setara dengan alat fogging yang berukuran besar. Obat dari fogging mini ini terbuat dari campuran 1 Liter solar dan 1 tutup botol obat nyamuk. Hingga hari ini alat fogging mini ini sudah terjual sebanyak 15 unit," imbuhnya.

Lalu untuk para pembeli yang akan membeli alat fogging mini ini, akan di training terlebih dahulu untuk cara penggunaannya.

Kebanyakan pembeli saat ini berasal dari kalangan masyarakat umum. (*)

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved