Pengumuman Kelulusan

61.207 Siswa SMA/SMK/SLB di Bali Dinyatakan Lulus Hari Ini, Hanya 3 Orang yang Tak Lulus

Sebanyak 61.207 siswa SMA/SMK/SLB Se-Bali dinyatakan lulus pada hari ini, Sabtu (2/5/2020).

Penulis: Ni Kadek Rika Riyanti | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/Putu Supartika
(Ilustrasi) Ratusan siswa SMA/SMK di Kota Denpasar merayakan kelulusan dengan melakukan konvoi dari GOR Ngurah Rai, Denpasar menuju Pantai Pandawa, Kuta Selatan, badung, Senin (13/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Kadek Rika Riyanti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebanyak 61.207 siswa SMA/ SMK/SLB Se- Bali dinyatakan lulus pada hari ini, Sabtu (2/5/2020).

Hari ini, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional ( Hardiknas) seluruh siswa SMA/ SMK/SLB Se-Indonesia menerima pengumuman kelulusannya.

Di Bali, pengumuman kelulusan disampaikan melalui online seperti web sekolah, grup WhatsApp, line, dan sebagainya.

Berdasarkan data yang diterima Tribun Bali terkait Kelulusan Siswa Jenjang SMA/ SMK/SLB tahun ajaran 2019/2020 pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah (Negeri) dan satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat (Swasta) se- Bali sebanyak 28.653 siswa SMA atau sebesar 99,99% dari 28.656 dinyatakan lulus.

Sisanya, 3 orang lagi dinyatakan tidak lulus.

Sedangkan untuk SMK, dari 32.430 siswa yang dinyatakan lulus sebanyak 32.424 siswa atau sebesar 99,98% dengan jumlah siswa yang tidak lulus sebanyak 6 orang.

Sementara untuk jenjang SLB, dari 130 siswa yang terdaftar, semuanya dinyatakan lulus atau kelulusan 100%.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, IKN Boy Jayawibawa, Sabtu (2/5/2020), nantinya siswa yang tidak lulus ini akan mengulang kembali di sekolahnya.

Sementara itu, terkait peraihan nilai tertinggi, Boy menyampaikan bahwa hasil rekapannya belum bisa diketahui hari ini.

“Rekam nilai belum (selesai),” tandasnya.

Curhat Siswa yang Lulus di Tengah Pandemi Covid-19

Pengumuman kelulusan tahun ini tampaknya berbeda dengan tahun sebelumnya.

Bila tahun sebelumnya diwarnai aksi corat-coret, konvoi ke sejumlah tempat, atau mengadakan prom night, sepertinya siswa tahun ajaran 2019/2020 kali ini harus legowo karena tidak dapat menikmati tradisi-tradisi kelulusan tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved