Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

Desa Adat Serangan Denpasar Bagikan 700 Paket Sembako kepada Warganya  

Desa Adat Serangan, Denpasar melalui Tim Satgas COVID-19 Desa Adat Serangan menyerahkan bantuan 700 paket sembako kepada Krama Desa Marep.

Satgas Covid-19 Desa Adat Serangan
Penyerahan sembako kepada perwakilan Banjar Adat se-Desa Adat Serangan 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Senin (4/5/2020) Desa Adat Serangan, Denpasar melalui Tim Satgas COVID-19 Desa Adat Serangan menyerahkan bantuan 700 paket sembako kepada Krama Desa Marep.

Bantuan ini langsung diserahkan melalui enam Kelihan Adat Banjar se-Desa Adat Serangan.

Bendesa Adat Desa Pakraman Serangan, I Made Sedana mengatakan kegiatan penyerahan bantuan 700 paket sembako kepada Krama Desa Marep Desa Pakraman Serangan ini guna membantu krama yang membutuhkan dan meringankan beban krama yang terdampak pandemi COVID-19 ini.

Muhammadiyah Bali Bagikan 900 Paket Ifthor Ramadan ke Masyarakat Terdampak Covid-19 di Denpasar

Pendatang ke Banyuwangi Akan Langsung Diisolasi di Gedung Olahraga Tawangalun

12 Kategori PNS Ini Dipastikan Tak Dapat THR, Direncanakan Cair pada Pekan ke-2 Mei 2020

"Bantuan yang ditotal sebanyak 700 sembako ini terdiri dari beras sebanyak 5 kg, mie instan, minyak goreng sebanyak 1 liter serta gula sebanyak 1 kg yang diberikan merata ke krama di 6 Banjar di Desa Pakraman Serangan," kata Sedana.

Ia berharap bantuan sembako ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat.

Selain pemberian bantuan ini, juga pihak kami telah menggencarkan giat penyemprotan disinfektan yang bekerjasama dengan Satgas Covid-19 Kelurahan Serangan.

BREAKING NEWS : KSOP Benarkan Kapal Pesiar Quantum of The Seas Berlabuh di Pelabuhan Benoa

Dishub Karangasem Coret Anggaran Pengadaan Fisik & Pemeliharaan Terminal Untuk Tangani Corona

Pemkab Tabanan Akan Beli Produk Pertanian dengan Memotong 5 Persen Tunjangan ASN

Juga melaksanakan kebijakan pembatasan keluar masuk desa kecuali untuk keperluan mendesak.

"Juga sosialisasi mengenai pola hidup sehat dan pshycal distancing yang kami harapkan berbuah maksimal dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah kami," katanya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved