Breaking News:

Pemkab Tabanan Akan Beli Produk Pertanian dengan Memotong 5 Persen Tunjangan ASN

Pemotongan 5 persen ini nantinya akan subsidi silang, artinya setiap pegawai akan mendapat paket produk petani senilai Rp 100 Ribu.

(Tribun Jateng/Wid)
Ilustrasi uang. Pemkab Tabanan Akan Beli Produk Petani dengan Memotong 5 Persen Tunjangan ASN 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Lima persen tunjangan kinerja para pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan direncanakan akan digunakan untuk membeli hasil produksi lahan pertanian para petani di Kabupaten Tabanan.

Program ini akan dimulai pada bulan Juni Mendatang. Pola ini sebagai salah satu bagian program Pangan Serasi untuk menjaga dan meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat Tabanan.

Pemotongan 5 persen ini nantinya akan subsidi silang, artinya setiap pegawai akan mendapat paket produk petani senilai Rp 100 Ribu.

Menurut Kepala Bapelitbang Tabanan, Ida Bagus Wiratmaja, pembelian produksi pertanian ini merupakan sekaligus bentuk charity, empati, kepedulian dan memutar siklus rantai produksi dan pemasaran hasil pertanian Tabanan selama pandemi.

Keakuratannya Diragukan, Dinkes Klungkung Nyatakan Tak Gunakan Alat Rapid Test Vivadiag.

Donald Trump Yakin AS Akan Selesaikan Vaksin Virus Corona Pada Akhir 2020

Klub Inggris Ini Nyaris Satukan Messi & Cristiano Ronaldo Bermain Satu Tim & Jadi Penyesalan Wenger

Sehingga diharapkan, dengan program ini mampu untuk menjaga situasi psikologis masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid- 19 ini yakni bagaimana bisa meningkatkan ketahanan ekonominya.

Dia menyebutkan, tunjangan kinerja (TPP) sebesar 5 persen yang nilainya kurang lebih Rp 600 juta sebulan, atau setara dengan Rp 20 juta sehari untuk melakukan pembelian hasil produksi pertanian masyarakat Tabanan terutama yang terdampak sangat besar.

Paket-paket hasil produksi tersebut akan dikombinasikan berupa ikan atau ayam potong atau pun olahan ikan dan ayam seperti nudget, bakso, fillet, ayam potong, telur, minyak goreng kelentik Tabanan,dan lainnya.

Sistem 5 persen TPP ini, jelas dia, juga akan terjadi subsidi silang, misalnya saja ada pejabat yang TPP nya Rp 10 juta, maka akan dipotong Rp 500 ribu, namun untuk TPP Rp 1 juta maka akan dipotong hanya Rp 50 ribu.

"Namun semua ASN tetap akan mendapatkan paket hasil produksi pertanian masyarakat Tabanan setara dengan nilai Rp 100 ribu," jelasnya, Minggu (3/5/2020).

Dampak Covid-19, Lomba Layang-layang Pelangi Bali Ditunda

Ngobrol dengan Platje, Pemain Belanda Berdarah Toraja Ini Buka Peluang Bermain di Liga Indonesia

Wiratmaja melanjutkan, di tengah situasi ini untuk program beras ASN masih tetap berjalan.

Sebab, program pangan serasi ini merupakan bentuk charity di masa pandemi ini.

Kemudian paket yang disalurkan ke ASN ini nilainya setara Rp 100 ribu rupiah, jika program ini efektif untuk kesejahteraan petani dan masyarakat, sudah barang tentu akan dilanjutkan.

"Pogram ini mulai bulan Juni, dan Mei ini kita akan panen ikan lele di masyarakat yang sudah ada stoknya sekitar 31 ribu kilogram. Tetapi sementara ASN akan membeli ikan lele itu 25% dari stok, sambil menunggu program Pangan Serasi berjalan,” tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved