Dishub Karangasem Coret Anggaran Pengadaan Fisik & Pemeliharaan Terminal Untuk Tangani Corona

Anggaran di Dinas perhubungan dialihkan untuk penangganan serta dampak dari corona virus disease.

Tribun Bali/Saiful Rohim
Kondisi Terminal Subagan, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem. Seorang pengendara terlihat melintas sekitar terminal. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Pengadaan fisik serta pemeliharaan terminal di Dinas Perhubungan (Dishub) Karangasem sementara ditiadakan.

Seperti pengadaan lampu penerang jalan umum (LPJU), rambu lalu lintas, pemeliharaan marka jalan, pemeliharaan Terminal Subagan & Karangasem.

Kepala Dinas Perhubungan Karangasem, Ida Bagus Putu Suastika mengaku, semua pengadaan fisik dan pemeliharaan terminal ditiadakan karena adanya pergeseran anggarn sesuai instruksi pusat.

Anggaran di Dinas perhubungan dialihkan untuk penangganan serta dampak dari corona virus disease.

Pemkab Tabanan Akan Beli Produk Pertanian dengan Memotong 5 Persen Tunjangan ASN

Diisukan tak Dapat rekomendasi BNPB, Dinkes Klungkung Nyatakan Tak Gunakan Alat Rapid Test Vivadiag

Dampak Covid-19, Lomba Layang-layang Pelangi Bali Ditunda

"Anggaran pengadaan fisik dan pemeliharaan dari Dinas Peerhubungan semuanya mencapai Rp 6,4 milliar lebih. Sumber anggarannya dari APBD Karangasem, serta Dana Alokasi Khusus (DAK),"ungkap Ida Bagus Putu  Suastika, Senin  (4/5/2020) siang.

Rincian anggaran Dinas Perhubungan  yang dialihkan diantaranya penataan dan pemasangan LPJU Rp 2,8 milliar lebih, Pengadaan dan pemasangan materisasi LPJU sekitar 200 juta lebih, Pemeliharaan terminal Rp 290 juta lebih, pemeliharaan LPJU  di 900 titik sebesar Rp 200 juta lbih, serta pemeliharaan rambu.

"Pengadaan alat pengujian kendaraan bermotor 1 paket sebesar Rp 1,7 milliar lebih. Pengadaan rambu lalu lintas, marka jalan, pagar pengaman jalan, pembuataan zebra cross, & peningkatan pengawasan lalu lintas anggarannya semua digeser,"tambah Suastika.

Pihaknya berharap, penanganan pandemi COVID-19 harus diprioritaskan. Mengingat dampak yang ditimbulkn hingga kebeberapa sektor.

Penanganan dan dampak COVID 19 harus dikedepankan.

WIKI BALI - Peringati Hardiknas 2020, Bkraf Denpasar Gelar Lomba Film Dokumenter

Klub Inggris Ini Nyaris Satukan Messi & Cristiano Ronaldo Bermain Satu Tim & Jadi Penyesalan Wenger

Pengangguran di Kota Denpasar Meningkat 0.4 Persen Tahun 2019, Didominasi Lulusan Universitas

"Pandemi COVID  sifatnya emergency, & harus ditangani,"kata Suastika, yang juga mantan Kadis Koperasi.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved